spot_img
Kamis, Februari 19, 2026
spot_img
BerandaNTB11 Peserta dari Enam Provinsi Ikuti Ujian Masuk Gelombang I Prodi S3...

11 Peserta dari Enam Provinsi Ikuti Ujian Masuk Gelombang I Prodi S3 Terapan Bisnis Pariwisata PNB

Mataram (suarantb.com) – Sebelas calon mahasiswa baru angkatan 2026/2027 berjuang mengikuti ujian masuk gelombang I Program Studi S3 Terapan Bisnis Pariwisata (Prodi S3 D’Bispar) Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Bali (PNB).

Ujian masuk secara luring (offline) diadakan di kampus Politeknik Negeri Bali, Bukit Jimbaran, Bali, Jumat, 9 Januari 2026.

Para calon mahasiswa baru berasal dari enam provinsi yakni Jakarta (1 orang), Yogyakarta (1), Sumatera Utara (2), Nusa Tenggara Barat (2), Nusa Tenggara Timur (3), dan Bali (2) yang terdiri atas praktisi industri, entrepreneur, dan akademisi.

Diperoleh informasi bahwa jumlah kursi yang tersedia di program studi ini relatif tidak banyak karena, di tingkat doktor, yang diutamakan adalah kualitas terbaik dan integritas profesionalisme pendidikan tinggi kedoktoran selaras Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia level 9 yang bersifat terapan (ilmu terapan).

Buktinya, bila tahun pertama (angkatan 2024) diterima 11 mahasiswa baru dan tahun kedua (angkatan 2025) 14, maka tahun ini jumlah calon mahasiswa yang akan menjadi mahasiswa baru angkatan 2026 berada di kisaran angka 20.

Ketua Program Studi, Prof. Dr. I Putu Astawa, S.E., M.M., menyatakan optimismenya jumlah pendaftar akan meningkat di gelombang ujian masuk berikutnya (22 Mei 2026) sebagaimana fenomena yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

Apalagi, di luar itu, semakin lama Prodi S3 D’Bispar semakin dikenal dan diapresiasi keberadaannya oleh publik luas mengingat kualitas personalia dosen serta kinerja dan kiprah program studi ini begitu positif dan memberi dampak signifikan.

Menurut Prof I Putu Astawa, kekuatan utama program studi ini adalah fakta bahwa seluruh dosen pengajar, pembimbing disertasi, dan penguji adalah para guru besar Politeknik Negeri Bali yang saat ini berjumlah 18 dan bukan profesor pinjaman dari perguruan tinggi lain.

“Boleh bandingkan dengan program studi sejenis mana pun di luar, kita di sini semua dosen profesor bidang tourism business,” ujarnya.

Dengan dukungan infrastruktur pendidikan tinggi tingkat doktor yang berkualitas melalui rancangan kurikulum internasional yang berbasis industri, Prodi S3 D’Bispar pantas mendapatkan pencapaian tinggi.

Faktanya, sampai saat ini program studi ini telah memiliki kerja sama inovatif dengan industri di dalam dan luar negeri; program double degree dengan perguruan tinggi luar negeri yaitu University of Angers Perancis; kegiatan penelitian dan pengabdian internasional (International Community Service); program kolaborasi penyelenggaraan seminar dan konferensi internasional pada Maret dan November 2026 dengan universitas di dalam dan luar negeri; dan tahun lalu berhasil memenangkan hibah PPS-PDD. (r)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO