spot_img
Kamis, Januari 29, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWA BARATPosyandu Teguhkan Komitmen Turunkan Stunting

Posyandu Teguhkan Komitmen Turunkan Stunting

Taliwang (Suara NTB) – Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanipah meminta kepala seluruh kader posyandu untuk terus meneguhkan komitmennya dalam upaya penanganan penurunan angka stunting di daerah.

“Ibu-ibu kita tidak boleh surut semangat. Stunting harus terus menjadi hal prioritas dalam kerja-kerja Posyandu,” tegas Wabup dalam sambutannya pada acara rapat kerja Tim Pembina Posyandu KSB, Jumat, 9 Januari 2026.

Menurut Wabup, agenda raker kali ini menjadi awal di tahun 2026 untuk menguatkan komitmen tersebut. Raker perdana ini,diharapkan agar seluruh Posyandu merumuskan program kerja tahunannya sekaligus membangun forum strategis yang lebih efektif. “Program kerjanya dibuat dengan rapi dan harus dengan target yang jelas,” katanya.

Tidak saja soal komitmen pada penurunan stunting. Dari sisi kelembagaan, Wabup berpesan agar semua posyandu ditingkatkan kualitasnya. Ia menilai keberhasilan Posyandu Muhajirin, Kecamatan Jereweh yang meraih juara terbaik inovasi tingkat Provinsi NTB pada tahun 2025 dan akan mewakili NTB di tingkat nasional perlu dijadikan rujukan bagi posyandu lainnya.

Wabup menekankan relevansi transformasi yang sedang berjalan, termasuk implementasi Kartu KSB Maju dalam mendukung enam standar pelayanan minimal (SPM) posyandu yang ditetapkan pemerintah pusat. “Kita dukung 6 SPM tersebut melalui program unggulan daerah Kartu KSB Maju. Agar pemenuhan SPM ini sempurna, sektor pekerjaan umum serta ketenteraman dan ketertiban umum juga harus diperkuat sebagai pilar pendukung lainnya,” tambah Wabup.

Wabup memberi pesan khusus kepada Ketua TP-PKK tingkat kecamatan dan desa agar meningkatkan pemantauan. “Pesan kepada ibu camat dan ibu kades untuk bisa turun bersama dengan kader posyandu, AGR, dan Kader Kesehatan lainnya ke posyandu masing-masing,” pintanya.

Langkah strategis ini diharapkan mampu memaksimalkan penurunan angka stunting di KSB melalui edukasi dan pelayanan yang lebih dekat ke masyarakat.

Wabup berharap prestasi dapat terus bertambah, sehingga perhatian terhadap posyandu di desa-desa perlu ditingkatkan. “Dengan 232 posyandu dan 1.460 kader posyandu di KSB, potensi untuk mencapai target-target kesehatan masyarakat sangat besar. Optimisme tersebut menjadi pendorong utama dalam setiap langkah yang kita diambil demi kemajuan posyandu di Kabupaten Sumbawa Barat,” imbuhnya. (bug)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO