spot_img
Senin, Januari 26, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK TIMURJembatan Bailey Rampung, Akses Vital Warga Dusun Aik Beta Perigi Kembali Pulih

Jembatan Bailey Rampung, Akses Vital Warga Dusun Aik Beta Perigi Kembali Pulih

Selong (suarantb.com) – Pemasangan jembatan Bailey (jembatan rangka baja) di Dusun Aik Beta, Desa Perigi, Kecamatan Suela, Lombok Timur (Lotim), akhirnya rampung. Proses pemasangan yang tidak memakan waktu lama ini dicek secara langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, pada Senin (12/1/2026).

Kehadiran Bupati yang akrab disapa H. Iron itu untuk memantau progres penyelesaian jembatan sementara yang dibangun untuk mengatasi putusnya akses transportasi akibat banjir bandang beberapa waktu lalu. Peninjauan dilakukan didampingi Kepala Pelaksana BPBD Lotim, Lalu Muliadi, tim Zeni TNI AD yang masih berada di lokasi serta perwakilan instansi teknis terkait.

“Alhamdulillah, progresnya tinggal tahap penyelesaian akhir saja. Kami upayakan secepat mungkin agar masyarakat mudah melintas,” ujar H. Iron. Terlihat tinggal penambahan penimbunan di ujung jembatan agar bisa lebih mudah dilalui warga. Bupati siap mengalokasikan lewat bantuan Biaya Tidak Terduga (BTT) Pemkab Lotim.

Bupati menegaskan, jembatan ini sangat vital sebagai urat nadi mobilitas logistik, pendidikan, dan kesehatan warga. Untuk mempercepat dan menjamin keamanan konstruksi, Pemkab Lotim bersinergi dengan TNI AD, dengan mengerahkan 30 personel Zeni.

Mengingat jembatan Bailey ini bersifat pinjam pakai dengan masa maksimal satu tahun, Bupati menyatakan sedang mengupayakan penganggaran untuk pembangunan jembatan permanen.

Akibat bencana hidrometeorologi, diketahui ada tiga jembatan putus di Lotim. Persoalan ini, kata Bupati, sudah disampaikan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Kami berharap sebelum masa pinjam satu tahun berakhir, anggaran pembangunan jembatan permanen sudah tersedia. Kami sudah lapor ke BNPB agar jembatan-jembatan yang putus akibat bencana di beberapa kecamatan segera diatensi,” jelasnya.

H. Iron juga menyoroti kerusakan serupa di titik lain, seperti jembatan yang menghubungkan dua desa dua kecamatan, Lendang Nangka dan Jurit Baru. Bupati berkomitmen melakukan normalisasi sungai-sungai rawan bencana. Ia menegaskan, pembangunan akses dasar seperti jalan dan jembatan tidak boleh terlambat karena menyangkut pergerakan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

Kehadiran jembatan Bailey di Perigi ini disambut riang gembira oleh warga Dusun Aik Beta. Sahrin, salah satu warga mengaku sangat bersyukur dan sampaikan terima kasih kepada pemerintah yang telah membangunkan jembatan.

“Sejak saya kecil, baru kali ini jembatan ini diperhatikan dengan serius. Sebelumnya kami harus memutar jauh. Dengan adanya jembatan ini, akses kami kembali lancar,” ujarnya haru. Saat jembatan putus, Sahrin mengaku harus jalan memutar puluhan kilometer jauhnya.

Penyelesaian jembatan ini diharapkan dapat sepenuhnya memulihkan aktivitas sosial-ekonomi masyarakat yang sempat terhambat akibat bencana. (rus)

 

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO