spot_img
Minggu, Februari 15, 2026
spot_img
BerandaNTBDOMPUSeorang Ayah di Dompu Diduga Tega Jual Anaknya

Seorang Ayah di Dompu Diduga Tega Jual Anaknya

Dompu (Suara NTB) – Seorang ayah di Dompu diduga menjual anaknya yang baru berusia 1 tahun 4 bulan. Anak berjenis kelamin perempuan itu dijual Rp5 juta. Ironisnya, uang yang diperoleh diklaim sebagai uang pengganti airĀ  susu ibu.

Kasus ini terungkap ketika pelaku berinisial J (22) warga Dompu membeli sepeda motor bekas. Ia dipersoalkan karena utangnya yang menumpuk tidak dibayar, malah membeli sepeda motor. Kecurigaan keluarga ketika anak perempuannya tidak lagi bersama mereka dalam beberapa pekan terakhir.

Kapolsek Dompu, Iptu Ade Helmi, SH., dalam keterangan yang diterima, Sabtu, 10 Januari 2026 menyebutkan, kasus ini terungkap setelah adanya laporan dari keluarga pelaku yang mempertanyakan keberadaan anak tersebut. Laporan ini kemudian didalami dan diketahui pelaku menjual anaknya pada seorang ibu di Desa Manggeasi Dompu.

ā€œKita langsung mengamankan terduga pelaku ke Polres Dompu untuk penyidikan lebih lanjut serta memastikan anak yang menjadi korban mendapat perlindungan,ā€ ungkap Helmi.

Hasil penyelidikan diketahui, terduga pelaku membawa anak kandungnya itu pada seorang ibu di Desa Manggeasi Kabupaten Dompu pada 10 Desember 2025 lalu sekitar jam 04.30 WITA. Setelah menyerahkan putrinya, ia mendapat uang Rp5 juta dari ibu tersebut. Namun, kasus ini terungkap pada Kamis, 9 Januari 2026.

Setelah kasus ini terungkap, anak perempuan itu kini masih diasuh oleh ibu yang menerimanya di Manggeasi. Namun, statusnya sebagai hak asuh dengan menandatangani surat pernyataan. Sementara pelaku, kini masih diamankan di Polres Dompu untuk didalami motifnya.

Sebelum tindakan nekad itu dilakukan, ia diduga sering berkelahi dengan istrinya. Karena istrinya sudah keluar daerah, ia kemudian pasrah dan menyerahkan anaknya pada seorang ibu di Desa Manggeasi Dompu.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Dompu, Abdul Sahid, SH., yang dihubungi terpisah mengaku belum mendapatkan laporan terkait seorang bapak yang menjual anak kandungnya. ā€œBesok Senin, 12 Januari 2026, kami akan turun menindaklanjuti informasi ini,ā€ akunya. (ula)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO