Mataram (suarantb.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram menyiapkan 20 ton cadangan beras, guna mengantisipasi bencana. Distribusi cadangan beras pemerintah diprioritaskan bagi warga terdampak bencana.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Mataram, Sudirman ditemui pada, Selasa (13/1/2026) menegaskan, pihaknya telah menyiapkan cadangan beras pemerintah sejumlah 20 ton untuk mengantisipasi potensi bencana. Cadangan beras ini didistribusikan bagi warga yang terdampak bencana. “Kita siapkan cadangan beras pemerintah sekitar 20 ton untuk antisipasi bencana,” terangnya.
Menurut Sudirman, bencana alam tidak dapat diprediksi. Prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika bakal terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan gelombang pasang. Cadangan beras akan dikeluarkan apabila terjadi kondisi kedaruratan.
Mantan Staf Ahli Setda Kota Mataram mengakui, cadangan beras milik pemerintah sejumlah 20 ton dapat mencukup mengcover seluruh masyarakat yang terdampak. Prioritas distribusi tidak saja ke wilayah pesisir, melainkan enam kecamatan di Kota Mataram. “Pengalaman sebelumnya 20 ton itu sangat mencukupi untuk seluruh wilayah,” ujarnya.
Ketersediaan stok beras dipastikan mencukupi. Tahun ini kata Sudirman, akan ada pengadaan beras sekitar 5 ton. Pengadaan beras itu sebagai cadangan beras milik pemerintah, sehingga akan didistribusikan apabila terjadi kondisi kedaruratan. “Insya Allah, ada pengadaan tambahan sekitar 5 ton beras cadangan pemerintah,” ujarnya.
Mantan Kepala Dinas Sosial ini, kembali memastikan cadangan beras pemerintah mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat apabila terdampak bencana seperti gelombang pasang dan banjir. “Sekarang ini, sudah ada warga terdampak gelombang pasang,” ujarnya.
Pendistribusian cadangan beras milik pemerintah lanjutnya, berdasarkan rekomendasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan permintaan dari kecamatan serta kelurahan. Tujuannya agar bantuan tepat sasaran. (cem)


