Giri Menang (suarantb.com) – Wilayah Sekotong, Kabupaten Lombok Barat (Lobar) kembali diterjang bencana banjir Bandang, pada Selasa (13/1/2026) petang. Dua desa sementara ini dilaporkan terdampak bencana yakni Desa Persiapan Pengantap dan Desa Sekotong Tengah. Diperkirakan ribuan warga terdampak, satu rumah dikabarkan hanyut.
Banjir terparah terjadi di Empat Dusun di Desa Persiapan Pengantap. Sebanyak 570 KK dengan perkiraan 1.711 jiwa penduduk terdampak banjir di empat dusun ini.
Warga terdampak masih menungungsi, karena ketinggian air hingga hampir satu meter. Mereka membutuhkan bantuan logistik, mengingat rumah mereka beserta isinya terendam banjir.
Pj. Kepala Desa Persiapan Pengantap Saidi mengatakan banjir menerjang sekira pukul 19.00 Wita, ketika itu warga baru menunaikan ibadah salat magrib. “Banjir di empat dusun, yakni Dusun Kebeng, Bengkang, Sap Baru, dan Pengantap,” sebut Saidi.
Dirincikannya, penduduk terdampak di Dusun Kebeng sebanyak 85 KK dengan 330 jiwa. Bengkang 230 KK dengan 659 jiwa. Dusun Sap Baru, warga terdampak sebanyaknya 150 KK dengan 459 jiwa dan dusun Pengantap, 100 KK dengan kisaran 300 jiwa.
Penyebab banjir, terang Saidi, karena hujan lebat dan air sungai meluap. Upaya penanganan yang dilakukan, saat ini Tagana dan perangkat desa beserta kepala dusun masih melakukan pendataan jumlah terdampak dan analisa kebutuhan mendesak.
Warga terdampak membutuhkan beberapa kebutuhan mendesak seperti matras, makanan siap saji, dan kebutuhan bayi. Dampak Banjir ini, juga mengakibatkan satu unit rumah hanyut.
Pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan pihak terkait meminta untuk penanganan di lapangan dan mendistribusikan bantuan tanggap darurat. Banjir juga mulai melanda sejumlah Dusun di Desa Sekotong Tengah. Sejumlah dusun yang dilaporkan terendam merupakan langganan banjir hampir tiap kali hujan turun. (her)


