spot_img
Kamis, Januari 29, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWASelama 2025, 2.015 Warga Sumbawa Bekerja sebagai PMI

Selama 2025, 2.015 Warga Sumbawa Bekerja sebagai PMI

Sumbawa Besar (suarantb.com) – Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa, mencatat 2.015 warga Sumbawa berangkat ke luar negeri menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Jadi, jumlah PMI yang sudah berangkat tersebut berdasarkan data yang tertera SISKOP2MI dengan berbagai negara tujuan, baik ke negara timur tengah maupun asia pasifik,” kata Plt Kepala Dinas Nakertrans Sumbawa, H. Varian Bintoro kepada Suara NTB, Selasa (13/1/2026).

Berdasarkan data tersebut, lanjut Varian, Asia dan Afrika masih menjadi salah satu negara tujuan yang paling dominan bagi PMI asal Sumbawa sebanyak 1.734 orang. Sementara untuk negera Eropa dan Timur Tengah (Timteng) masih di angka 280 orang serta Amerika dan Pasifik satu orang.

“Memang untuk negara Eropa dan Timur Tengah masih sangat sedikit. Di timur tengah masih sedikit karena masih adanya kebijakan moratorium di sejumlah negera,” ucapnya.

Selain itu lanjut Varian, dari segi pendapatan (gaji) negara asia pasifik lebih besar dibandingkan dengan negara timur tengah. Namun, karena masih adanya moratorium di sejumlah negara Timur Tengah menjadi kendala, sehingga penempatan di negera tersebut masih sedikit.

“Kita tetap bisa memaksa mereka untuk memilih negara tujuan tertentu, karena itu itu merupakan pilihan PMI itu sendiri,” tambahnya.

Ia berharap kepada masyarakat yang hendak menjadi pekerja migran untuk tetap berangkat secara legal atau secara prosedural. Termasuk harus melalui Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).

“Sekarang PMI ini wajib didaftarkan ke aplikasi ke Siap Kerja Naker sehingga bisa ketahuan dia bekerja secara legal atau illegal. Kalau dia tidak dimasukan ke dalam Siap Kerja, walaupun dikirim perusahaan resmi dia pasti illegal, karena tidak masuk data,” tukasnya. (ils)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO