spot_img
Senin, Januari 26, 2026
spot_img
BerandaNTBDOMPUMasyarakat Desa Adu Nikmati Air Bersih

Masyarakat Desa Adu Nikmati Air Bersih

Dompu (suarantb.com) – Masyarakat di Desa Adu, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, kini telah menikmati layanan air bersih. Air bersih diperoleh dari program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (PAMSIMAS). Pasokan air bersih dirasakan sebagian masyarakat.

Warga memanfaatkan mata air yang ada di pegunungan sebelah timur Desa Adu. Mata air yang memiliki kapasitas untuk dialirkan secara alami hingga 10 liter per detik. Namun diarahkan menggunakan pipa 3 inci dengan kapasitas 3 liter per detik. Mata air itu kemudian ditampung pada bak penampung yang dibangun melalui Dana Desa (DD) tahun 2025,sehingga memudahkan proses distribusi air ke pemukiman warga.

Pemanfaatan air bersih di Desa Adu, Kecamatan Hu’u dan Desa Sorisakolo, Kecamatan Dompu pekan kemarin diresmikan langsung oleh Bupati Dompu, Bambang Firdaus,SE. Bupati meminta masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan di daerah setempat. Hutan menjadi penyangga mata air dan penahan erosi. “Percuma pamsimas ini kita hadirkan kalau hutannya rusak. Lestarinya hutan inilah, air mengalir,” kata Bupati mengingatkan.

Proses pembangunan sarana dan prasana termasuk fasilitas air bersih ini tidak mudah. Namun kata Bupati, yang sangat sulit adalah menjaga fasilitas itu, agar bisa bertahan lama dan berkelanjutan. Hal itu dinilai menjadi tugas bersama. “Banyak program pembangunan selama ini dikerjakan pemerintah, tapi satu dua bulan sudah rusak. Program Pamsimas ini harus jaga, apalagi ini untuk kepentingan air bersih Masyarakat itu sendiri,” pesannya.

Perwakilan Kepala BPPW NTB, Faisal Temin Hamsyir, ST menyampaikan, program Pamsimas di Kabupaten Dompu menyasar di Desa Adu dan Sorisakolo. Di Desa Adu memanfaatkan sumber mata air dan disinergikan dengan program pembangunann desa. Pamsimas yang dilaksanakan dengan sistem swakelola oleh kelompok masyarakat ini, menyasar pada jaringan perpipaan,sehingga ada 531 kk mendapat pasokan air bersih, tetapi yang memiliki meteran air hanya 82 unit sambungan rumah.

Di Desa Sorisakolo, warga dapat memanfaatkan sumur dalam dengan kapasitas 1,5 liter perdetik. Juga dengan jaringan perpipaan distribusi sepanjang 2.710 meter dan ada 82 unit sambungan rumah. Sehingga dari 1.025 kk atau 3.318 jiwa warga Sorisakolo yang ada di 8 dusun, hanya 5 dusun yang mendapatkan manfaat. “Kita serahkan kepada pemerintah desa dan nantinya dikelola oleh kelompok Masyarakat setempat,” kata Faisal.

Kepala Desa Adu, Alwi H Arsyad memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah daerah yang menghadirkan program Pamsimas dan berhasil disinergikan dengan pembangunan desa.

“Desa bangun bak airnya, Pamsimas siapkan perpipaan dan sambungan rumah. Alhamdulillah akhirnya klop. Tapi yang baru ada meteran airnya 82 sambungan, sisanya 400an belum ada meteran. Kita berharap mendapat dukungan untuk program berikutnya,” harapnya. (ula)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO