spot_img
Senin, Februari 16, 2026
spot_img
BerandaHEADLINEBMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Wilayah NTB hingga 26 Januari

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Wilayah NTB hingga 26 Januari

Mataram (Suara NTB) – BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid, memprakirakan akan terjadi peningkatan potensi cuaca ekstrem di wilayah NTB pada periode 20 hingga 26 Januari 2026.

Saat ini, dinamika atmosfer menunjukkan aktivitas yang signifikan di sekitar wilayah NTB. Beberapa indikator utama penyebab peningkatan potensi cuaca ekstrem, antara lain: adanya Bibit Siklon Tropis 97S yang terpantau berada di wilayah pesisir utara Australia sebelah barat daya Teluk Carpentaria, dengan kecepatan angin maksimum 25 knot.

Sementara tekanan udara minimum adalah 998 hPa, bergerak ke arah Barat; aktifnya MJO spasial, gelombang Rossby ekuator, dan gelombang Kelvin di wilayah NTB. Adanya pertemuan angin dan perlambatan kecepatan angin di sekitar wilayah NTB menyebabkan kelembapan udara yang cenderung basah di berbagai lapisan ketinggian; serta labilitas atmosfer kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal diamati di NTB.

Kondisi atmosfer ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan konvektif (awan cumulonimbus) yang dapat menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir/kilat dan angin kencang. Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain.

Tanggal 20 Januari 2026, Kota Mataram, Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, Sumbawa Barat, Dompu, Kabupaten Bima, dan Kota Bima. Tanggal 21 Januari 2026, Kota Mataram, Kabupaten Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, Sumbawa Barat, Dompu, Kabupaten Bima, dan Kota Bima.

Tanggal 22 Januari 2026, Kota Mataram, Kabupaten Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Tengah,. Lombok Timur, Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat, Dompu, Kabupaten Bima, dan Kota Bima.

23 Januari 2026, Kota Mataram, Kabupaten Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat, Dompu, Kabupaten Bima, dan Kota Bima.

Tanggal, 24 Januari 2026, Kota Mataram, Kabupaten Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat, Dompu, Kabupaten Bima, dan Kota Bima.

25 Januari 2026, Kota Mataram, Kabupaten Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat, Dompu, Kabupaten Bima, dan Kota Bima.

Tanggal 26 Januari 2026, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Bima, dan Dompu.

Selain hujan lebat, terdapat pula potensi gelombang tinggi di wilayah perairan NTB. Pada tanggal 20 – 22 Januari 2026, kategori Tinggi Gelombang 1.25 – 2.5 m berpotensi terjadi di Selat Lombok bagian Utara, Selat Alas bagian Utara, dan Selat Sape bagian Utara.

Sementara pada tanggal yang sama, kategori tinggi gelombang 2.5 – 4.0 m berpotensi terjadi di Selat Lombok bagian Selatan, Selat Alas bagian Selatan, Selat Sape bagian Selatan, dan Samudera Hindia Selatan NTB.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, petir, hingga pohon tumbang. Pastikan saluran air bersih dari sampah agar tidak terjadi luapan saat hujan lebat, hindari aktivitas di luar ruangan saat cuaca ekstrem, pangkas ranting pohon yang rapuh, dan siapkan rencana evakuasi dini bila tinggal di daerah rawan bencana. (r)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO