Taliwang (suarantb.com) – Hujan disertai angin puting beliung menerjang Desa Manemeng, Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat pada, Selasa (20/1/2026). Akibatnya empat rumah warga rusak.
Kepala Desa Manemeng, Jayadi menjelaskan, empat rumah warga yang mengalami kerusakan itu mayoritas pada bagian atapnya. Satu rumah warga rusak parah, karena bagian atap hingga plafon lepas dari konstruksi bangunan utama.
“Kalau yang tiga rumah hanya beberapa bagian atapnya saja. Hanya milik Pak Abdul Azis total atapnya hilang sama sekali,” sebut Jayadi.
Ia menceritakan, angin puting beliung itu seketika datang menerjang. Sekira pukul 13.45 Wita, hujan disertai tiupan angin yang sangat kencang. Dan saat itulah rumah yang jadi korban berhaburan bagian atapnya dalam sekali terjangan. “Hujan dan anginnya sebentar saja. Tidak lama. Tapi daya rusaknya menurut kami sangat besar,” urai Jayadi.
Pasca kejadian, pemilik rumah bersama warga langsung bergotong royong melakukan perbaikan. Jayadi menyebut, rumah yang mengalami kerusakan ringan oleh pemiliknya diperbaiki dengan menggunakan material yang masih dapat dipakai. Sementara rumah yang rusak berat, pemiliknya hanya bisa melakukan pembersihan. Dan untuk sementara satu korban mengungsi ke rumah keluarganya.
“Kalau Pak Abdul Azis belum bisa menempati rumahnya. Nah yang rusak ringan tidak perlu dievakuasi apalagi sekarang mereka sudah melakukan perbaikan sementara,” papar Jayadi.
Kejadian puting beliung itu sendiri, lanjut Jayadi telah dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KSB. Dan saat ini tim BPBD pun telah berada di lokasi melakukan pendataan kerusakan dan membantu warga membersihkan material rumah yang rusak.
“Alhamdulillah pihak BPBD responnya cepat. Sekarang mereka sudah ada di lokasi mendata kerusakan dan memberikan bantuan kepada warga kami yang terdampak,” sebut Jayadi seraya berharap akan adanya bantuan untuk perbaikan rumah warga ke depannya.
“Permintaan kami dari desa ada bantuan perbaikan rumah juga untuk meringankan warga kami menghadapi bencana ini,” sambung Jayadi.
Kepala Pelaksana BPBD KSB melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog), Amrullah mengatakan, pihaknya masih melakukan pendataan terhadap kerugian yang dialami warga korban puting beliung di Desa Manemeng. “Kami masih di lokasi ini. Masih mendata,” katanya.
Ia menyebut, tidak ada korban jiwa dari peristiwa itu. Namun demikian, warga yang terdampak tetap memerlukan bantuan karena aktivitas mereka terganggu selama proses perbaikan rumahnya. “Makanya kami datang, juga membawa bantuan logistik untuk meringangkan beban warga yang rumahnya terdampak,” imbuhnya. (bug)


