spot_img
Kamis, Januari 29, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMInovasi Ruang Tunggu dan Tampilan Kantor Perlu Ditingkatkan

Inovasi Ruang Tunggu dan Tampilan Kantor Perlu Ditingkatkan

PELAYANAN publik di Dinas Dukcapil (Kependudukan dan Pencatatan Sipil) di Kota Mataram dinilai sudah berjalan cukup baik. Namun demikian, sejumlah aspek dinilai masih perlu mendapat perhatian, terutama terkait kenyamanan ruang tunggu, inovasi pelayanan, serta tampilan fisik bangunan kantor.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Mataram, Drs. HM. Zaini di sela melakukan peninjauan langsung terhadap pelayanan masyarakat. Menurutnya, kendala utama yang kerap dirasakan masyarakat bukan terletak pada petugas, melainkan pada waktu tunggu yang cukup lama akibat proses pelayanan yang masih bergantung pada sistem dari pusat.

“Secara umum pelayanannya sudah bagus. Kendalanya lebih ke antrean yang kadang macet karena masih bergantung dari pusat. Nah, menunggu ini yang sering jadi persoalan karena membosankan,” ujarnya.

Ia menilai, waktu tunggu yang tidak pasti—apakah sebentar atau lama—kerap menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat. Bahkan, menunggu selama 30 menit saja sudah dirasakan sangat lama oleh sebagian warga.

Untuk mengatasi hal tersebut, Zaini mendorong adanya inovasi, khususnya di ruang tunggu. Salah satunya dengan menghadirkan media visual seperti tayangan video atau televisi yang menampilkan informasi pembangunan kota, layanan pemerintah, maupun berita aktual.

“Kalau orang hanya duduk menunggu tanpa ada tampilan apa-apa, tentu akan membosankan. Akan lebih baik kalau ada video visual, informasi pembangunan kota, atau media berita yang bisa ditonton sambil menunggu,” jelas politisi Partai Demokrat ini.

Selain itu, aspek kenyamanan ruang tunggu juga menjadi sorotan. Ia menilai ruang tunggu yang tersedia saat ini sudah relatif sempit, padahal jumlah pengunjungnya cukup banyak.

Menurut Zaini, kenyamanan ruang tunggu merupakan bagian penting dari kualitas pelayanan publik. Prinsip pelayanan yang diterapkan perbankan, di mana kenyamanan nasabah menjadi prioritas utama, dinilai dapat menjadi contoh bagi instansi pemerintah.

“Pelayanan itu harus diutamakan. Banyak yang datang harus nyaman, sedikit yang datang juga tetap nyaman. Tidak ada waktu tunggu yang terlalu lama, dan kalaupun menunggu, suasananya tetap mendukung,” tambahnya.

Meski demikian, mantan Ketua DPRD Kota Mataram ini menegaskan bahwa secara umum pelayanan yang ada sudah cukup baik. Namun, beberapa hal seperti tampilan bangunan kantor, tata ruang, serta inovasi pelayanan bagi masyarakat umum perlu terus ditingkatkan agar kualitas pelayanan publik semakin optimal.

“Secara umum sudah bagus, tapi memang ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan. Tampilan kantor, inovasi pelayanan, dan bagaimana membuat masyarakat tidak bosan saat menunggu,” pungkasnya. (fit)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO