Giri Menang (suarantb.com) – Tingkat atau angka kebekerjaan lulusan SMKN 1 Lembar Lombok Barat termasuk tertinggi di NTB. Terbukti pada tahun ajaran 2024/2025 lulusan yang direkrut bekerja, baik pada perusahaan naisonal hingga luar negeri mencapai 80 persen. Tahun ajaran 2025/2026 pun, kendati sedikit menurun, tetapi masih tinggi mencapai 70 persen lebih.
Kepala SMKN 1 Lembar Ahmad Quroni, M.Pd., mengatakan, dari 120 lulusan pada tahun ajaran 2025/2026, sebanyak 70 persen lebih atau 84 orang diterima bekerja. Mereka diterima bekerja di perusahaan dalam dan luar negeri, seperti ke Jepang serta perusahaan kapal lainnya. “Pada 2025 tingkat kebekerjaan lulusan kami 80 persen lebih sehingga kami mendapatkan penghargaan bursa kerja terbaik,” kata Quroni, Selasa (20/1/2026).
Berdasarkan data tracer study yang resmi di Kementerian, dari 120 lulusan SMKN 1 Lembar, selain 70 persen lebih yang bekerja, ada juga 20,7 persen melanjutkan studi dan 9,2 persen berwirausaha. Kemudian dari lulusan yang melanjutkan studi, 61,1 persen studi saja dan 38,9 persen studi sambil bekerja. “Tahun ini ada sekitar 29 persen lulusan yang kita daftarkan melanjutkan pendidikan ikut SNBP,” ujarnya.
Menurutnya, minat peserta didik masuk ke SMKN 1 Lembat memang spesifik karena memiliki core yang khusus. Karena itu, menyebabkan tidak semua warga mau sekolahkan anak ke maritim. Terlebih dengan skrining awal dan tes bakat minat.
Ia mengakui banyak yang mau masuk ke sekolah itu, tapi dari sisi fisik, psikologis berdasarkan hasil skrining, tes bakat minat, dinyatakan tidak mampu, maka tidak bisa dipaksakan masuk ke SMKN 1 Lembar. Namun kalau melihat dari lulusan yang bekerja di perusahaan besar baik dalam dan luar negeri, menjadi daya tarik dan unggulan. Terlebih gaji yang diterima alumni sangat besar. Siswa yang magang saja bisa memperoleh Rp30 juta. (her)


