Dompu (suarantb.com) – Penantian panjang para honorer untuk diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, akhirnya berbuah manis. Rabu (21/1) pagi menjadi hari bersejarah bagi 5.389 orang pegawai yang resmi menerima surat keputusan (SK) pengangkatan sebagai PPPK Paruh Waktu formasi tahun 2026.
Prosesi penyerahan penyerahan SK berlangsung di lapangan Kantor Bupati Dompu. Proses penyerahan SK langsung dipimpin oleh Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE.
Total formasi sebenarnya 5.573 orang. Namun baru 5.389 formasi yang diserahkan SK pengangkatannya. Sisanya ada 158 orang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) hasil verifikasi tim yang dibentuk oleh Bupati dan 26 orang tidak melanjutkan proses pengisian daftar riwayat hidup pasca diumumkan kelulusan lalu.
Momen ini menandai babak baru bagi pengabdian sebagai pegawai pemerintah di Bumi Ngahi Rawi Pahu. sehingga tampak diantara para pegawai terharu, terlebih diantara mereka telah mengabdi lebih dari 20 tahun sebagai honorer dan akan memasuki purna tugas pada 6 Oktober 2027 mendatang.
“Dua puluh tahun saya menunggu (SK pengangkatan) ini pak. Nanti pada 6 Oktober (2027) saya akan pension,” ungkap Nini Suryani yang mengabdi sebagai honorer di Bagian Umum Setda Dompu ini.
Ia pun berharap, ada kebijakan baru dari pemerintah bagi mereka yang saat ini menerima gaji bervariasi antara Rp100 ribu-Rp700 ribu per bulan. Mereka bisa diangkat sebagai PPPK penuh waktu dan memperoleh gaji yang jauh lebih manusiawi. “Semogai di akhir pengabdian saya ada keajaiban tuhan bisa mengangkat kita sebagai penuh waktu,” harapnya.
Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE mengantakan, penyerahan SK ini menjadi momentum baru pengabdian sebagai bagian dari pemerintah Kabupaten Dompu, sehingga harus dijadikan pemacu semangat dalam melaksanakan tugas dan kinerja, memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Jangan sampai kinerja yang tadinya sudah baik mengalami penurunan,” ingatnya.
Kepada pimpinan perangkat daerah penerima PPPK Paruh Waktu, Bupati meminta untuk dapat membimbing dan membina generasi ASN baru ini dengan baik,sehingga mampu menjadi ASN yang disiplin, berkarakter dan berintegritas. “Bagi ASN yang baru dilantik untuk segera menyesuaikan diri, pahami tugas pokok dan fungsi jabatan masing-masing, sehingga dapat memberikan warna positif di intansi tempat bertugas,” harapnya. (ula)


