Selong (suarantb.com) – Mayat seorang bayi laki-laki ditemukan dalam kondisi telanjang dan terbaring di atas tanah tepi Kali Koak, Lingkungan Sekarteja, Kelurahan Sekarteja, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur, pada Jumat (23/1/2026) siang. Diduga, bayi baru lahir tersebut sengaja dibuang.
Kepala Seksi Humas Polres Lotim, AKP Nikolas Osman, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, mayat bayi ditemukan sekitar pukul 11.40 Wita.
“Kondisi mayat bayi tersebut saat ditemukan tidak menggunakan pakaian sama sekali, dengan posisi tengkurap. Tali pusatnya sudah terpotong,” jelas Nikolas, Jumat (23/1/2026).
Kronologis penemuan bermula ketika seorang warga, Salman Alfarizi (20), usai mandi di sumur Koak. Saat pulang dan melewati kali, ia melihat benda yang awalnya dikira bangkai binatang.
“Karena penasaran, saksi mendekat dan menyentuhnya dengan kayu. Setelah dibalik, ternyata itu adalah seorang bayi yang sudah berlumuran lumpur dalam keadaan telanjang,” ujar Nikolas merinci keterangan saksi.
Salman langsung memanggil tetangga, Idiatun Mashudah (41), dan menghubungi Kepala Lingkungan setempat, Muh. Gozali (48). Warga pun berdatangan dan kemudian membawa bayi tersebut ke Polindes Sekrteja.
Pemeriksaan awal oleh bidan polindes, Lailatul Afriani, menyebut bayi berjenis kelamin laki-laki itu memiliki berat sekitar 3,7 kilogram dengan panjang 59 sentimeter.
“Mengingat kondisi tali pusat yang masih utuh dan panjang, mayat bayi tersebut dimungkinkan sengaja dibuang oleh orang tuanya pascamelahirkan,” tambah Nikolas.
Untuk mengetahui penyebab dan waktu kematian, serta tempat kelahiran bayi, mayat telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan otopsi.
“Pemeriksaan di RS Bhayangkara Polda NTB bertujuan untuk mengetahui kepastian berat, ukuran, DNA, waktu meninggal. Dan apakah bayi dilahirkan secara medis atau nonmedis,” pungkasnya.
Polres Lombok Timur masih menyelidiki kasus ini untuk mengungkap identitas dan pelaku pembuangan bayi tersebut. (rus)


