Mataram (suarantb.com) – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kota Mataram, tidak hanya berdampak terhadap pemukiman warga. Fasilitas pendidikan terutama di SDN 47 Ampenan, juga kembali terendam banjir.
Pantauan Suara NTB, seluruh bagian sekolah tergenang air. Meskipun, genangan air tidak masuk ke ruang kelas dan ruangan guru.
Kepala SDN 47 Ampenan, Siti Khaironi, Kamis (22/1/2026) mengatakan, genangan air sudah terjadi sejak kemarin. Genangan air bukan saja berasal dari hujan beberapa waktu terakhir, tetapi karena adanya rawa di samping sekolah.
“Aliran air ini dari sebelah, air tanah kosong atau rawa. Jadinya air yang di kampung ngumpul di situ, jadi ke sini (sekolah) semua,” jelasnya.
Luapan air memicu genangan di area sekolah. Genangan air tidak surut bahkan nyaris masuk ke ruang perpustakaan sekolah.
“Kemarin sempat masuk di hari Selasa pagi, tapi masih sampai sini (teras) kelas saja, ndak sampai masuk ke kelas,” katanya.
Upaya penyedotan sempat dilakukan, tetapi upaya itu sia-sia karena luapan air dari rawa kembali masuk. Kondisi ini praktis mengganggu aktifitas belajar mengajar. “Cukup terganggu karena air saja sebenarnya. Kan jadi becek,” ujar Siti.
Kejadian ini terjadi hampir setiap tahun, terutama saat musim hujan melanda wilayah Kota Mataram. Ia berharap Pemerintah Kota Mataram,terutama Dinas Pendidikan Kota Mataram memberikan solusi jangka panjang, sehingga proses belajar mengajar siswa berjalan kondusif atau tidak terganggu oleh ancaman genangan air.
“Mudah-mudahan, kemarin dapat kabar baik dari Pak Kabid Dikdas akan ada penimbunan,” tandasnya. (sib)


