spot_img
Minggu, Februari 15, 2026
spot_img
BerandaNTBDOMPUSehatkan PDAM, Pemkab Dompu akan Ajukan Pinjaman

Sehatkan PDAM, Pemkab Dompu akan Ajukan Pinjaman

Dompu (suarantb.com) – Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE merasa optimis warga Dompu akan beralih sebagai pelanggan PDAM ketika perusahaan air minum ini operasionalnya sehat. Keyakinan PDAM Dompu akan sehat dan bisa memberikan kontribusi terhadap pendapatan bagi daerah, karena memiliki sumber air baku yang cukup dan tidak banyak membutuhkan biaya operasional.

Keyakinan ini yang membuat Bambang Firdaus ingin memanfaatkan dana rencana pinjaman ke PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI), sehingga masalah air bersih di Kabupaten Dompu yang selama ini belum teratasi akan terselesaikan. “Kita memiliki potensi air baku Bendungan Mila yang jaraknya sekitar 7 kilo dari kota. Kita tinggal manfaatkan,” ungkap Bupati.

Dengan potensi itu, PDAM tidak akan banyak mengeluarkan biaya operasional untuk menghasilkan air bersih bagi pelanggannya. Baik saat musim hujan maupun saat musim kemarau. “Dengan distribusi air yang lancar, maka akan semakin banyak warga yang beralih ke PDAM,” katanya.

PDAM dan lampu jalan dipilih untuk pembiayaan pinjaman ke PT. SMI,karena memiliki penghasilan setiap bulannya. Hasil itu bisa digunakan untuk membayar cicilan ke perusahaan di bawah naungan Kementerian Keuangan tersebut. Saat ini, PDAM Dompu tengah menyiapkan rencana bisnis dan itu menjadi salah satu syarat pengajuan pinjaman. “Dengan pembiayaan ini, kita berharap bisa menyelesaikan persoalan air bersih yang tidak terselesaikan setiap berganti kepemimpinan di Dompu,” ungkapnya.

Pinjaman ke PT. SMI tidak langsung anggarannya digelontorkan ke kas daerah. Tetapi perusahaan plat merah tersebut, akan mencairkan anggaran berdasarkan kemajuan pekerjaan infrastruktur yang disepakati. Pelaksanaannya juga diawasi penegak hukum.

Ketika operasional PDAM sehat dan lancar, Bambang merasa optimis akan semakin banyak pelanggannya. Warga yang saat ini menggunakan air bor juga akan beralih ke PDAM. Selain biaya operasionalnya yang rendah, air yang didapatkan jauh lebih bersih dan menekan biaya lainnya.

Bambang juga mengatakan, sumur bor dalam bukan jadi Solusi atasi masalah air bersih. Selain tidak baik bagi lingkungan kedepannya, sumur bor dalam pada akhirnya hanya akan dikuasai oleh pemilik lahan. “Itu fakta di lapangan yang harus kita akui,” kata Bambang. (ula)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO