spot_img
Sabtu, Februari 14, 2026
spot_img
BerandaBREAKING NEWSTinggi, Jumlah Kasus Katarak di Lotim

Tinggi, Jumlah Kasus Katarak di Lotim

Selong (suarantb.com) – Jumlah kasus katarak di Kabupaten Lombok Timur cukup tinggi. Jumlah kasus katarak tahun 2024 sekitar 8.343 kasus, sebanyak 1.825 orang sudah dioperasi pada tahun 2024. Ditambah dengan kasus katarak 2025 masih bertahan di angka 8.000 kasus, hal ini disebabkan karena faktor usia (penuaan), paparan sinar matahari, merokok dan penggunaan obat korkikosteroid jangka panjang.

Demikian penjelasan kepala Dinas Kesehatan (Kadikes) Lotim, Lalu Aries Fahrozi menjawab Suara NTB via telepon, Sabtu (24/1/2026). Disampaikan, Dikes coba menggencarkan kegiatan operasi katarak melalui kegiatan bakti sosial. Seperti dilakukan Sabtu kemarin di Rumah Sakit Lombok Timur (RSLT) Labuhan Haji.

“Kami gelar kegiatan baksos katarak ini kerja sama dengan RSLT Lombok Timur dengan PERDAMI dan Noor Dubai Foundation,” tutur Mamiq Aries, sapaan akrab Kadikes Lotim ini menambahkan.

Baksos katarak di RSLT ini ini diikuti oleh 20 puskesmas, jumlah pasien yang diskrining sebanyak 156 pasien. Dari hasil skrining kesehatan, yang lolos ikut operasi sebanyak 145 orang. Pasien yang tidak lolos karena hasil skrining dianggap tidak memenuhi syarat operasi. Di antaranya karena memiliki gula darah cukup tinggi di atas 200, dan ada kelainan di saraf mata

Adapun mereka yang dioperasi ini semua masyarakat, terutama masyarakat miskin dan tidak mempunyai BPJS Kesehatan. “Karena ini adalah momen baksos tidak ada biaya operasi katarak, semua biaya ditanggung oleh sponsor,” ucapnya.

Operasi katarak terutama baksos katarak banyak dilakukan untuk menuntaskan angka kebutaan akibat katarak, di mana prevalensi gangguan penglihatan 4 persen di NTB, NTB posisi kedua tertinggi di Indonesia, dengan katarak sebagai penyebab utama kebutaan sebanyak 78 persen. Hal ini terjadi terutama pada penduduk usia 50 tahun ke atas. (rus)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO