Sumbawa Besar (suarantb.com) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan bantuan untuk penanggulangan bencana yang terjadi di 11 kecamatan pekan kemarin. Jumlah korban yang terdampak mencapai 1.179 kepala keluarga (KK).
“Penyerahan bantuan ini sebagai bentuk respons pemerintah pusat terhadap bencana hidrometeorologi. Bantuan ini juga akan langsung didistribusikan ke masyarakat terdampak,” terang Pelaksana tugas (Plt) Direktur Optimasi Jaringan Logistik dan Peralatan BNPB, Erry Prawisuda kepada wartawan pada, Sabtu (24/1/2026).
Sementara itu, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot menegaskan bahwa bantuan yang diterima akan segera disalurkan langsung ke masyarakat terdampak. Beberapa hari terakhir, intensitas hujan yang tinggi menyebabkan sejumlah kecamatan mengalami banjir serta angin puting beliung.
“Alhamdulillah, hari ini kami menerima bantuan dari BNPB, insyaallah bantuan ini akan segera kami salurkan karena ada beberapa kecamatan terdampak banjir dan angin puting beliung akibat curah hujan yang cukup tinggi,” ucapnya.
Jarot berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana. Selain penanganan darurat, ia juga menekankan pentingnya upaya pencegahan bencana ke depan, khususnya melalui pelestarian lingkungan.
“Ke depan selain memberikan bantuan, kami juga mengharapkan peran aktif masyarakat menjaga hutan. Bahkan di kawasan hutan miring kita alihkan untuk penanaman pohon keras sebagai upaya menjaga alam,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Muhammad Nurhidayat menjelaskan bahwa bantuan dari BNPB meliputi berbagai kebutuhan dasar dan peralatan penunjang kebencanaan. Seperti sembako, hygiene kit, selimut, matras, terpal, perahu, polyethylene, serta mesin pendukung lainnya.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat intensitas hujan masih tinggi. Kami berharap agar masyarakat menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi warga yang tinggal di bantaran sungai,” tukasnya. (ils)


