Selong (suarantb.com) – Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) memastikan harga bahan pokok penting (bapokting) menjelang bulan suci Ramadan pertengahan Februari 2026 ini masih stabil. Pantauan di semua pasar tradisional di Lotim, harga bapokting terpantau stabilltasmya masih terjaga.
Kepala Disdag Lotim, H. Hadi Fathurrahman, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa komoditas strategis seperti cabai rawit dan bawang merah yang sebelumnya meningkat kini telah melandai.
Selain itu, ujarnya, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Lotim juga terus memantau. Bahkan terpantau sejumlah komoditimenunjukkan tren penurunan harga setelah sebelumnya sempat mengalami kenaikan. ‘’Seperti cabai yang paling sering memicu inflasi karena lonjakan harganya,’’ ujarnya pekan kemarin.
Saat ini, harga cabai rawit dan bawang merah yang sempat menyentuh level Rp80.000 per kilogram, kini telah normal kembali pada kisaran Rp40.000 – Rp50.000 per kilogram. Stabilitas ini turut didukung oleh inovasi di sektor pertanian, seperti pemanfaatan green house untuk budidaya cabai yang memastikan pasokan berkelanjutan.
“Alhamdulillah, dengan berbagai upaya pemerintah daerah serta kerja sama dengan para pelaku usaha dan petani, harga-harga tersebut bisa kita stabilkan,” ujarnya.
Berkat upaya kolektif tersebut, posisi inflasi Lotim telah menunjukkan perbaikan signifikan. Daerah ini kini telah keluar dari status daerah dengan Indeks Perkembangan Harga (IPH) tertinggi dan masuk dalam kategori zona aman.
Menghadapi peningkatan permintaan yang biasanya terjadi jelang Ramadan, pemerintah daerah telah menggencarkan pemantauan dan komunikasi dengan para pedagang. Hadi mengakui hukum pasar akan bekerja, namun koordinasi yang intensif diharapkan dapat menekan gejolak berlebihan.
Menurut Hadi, paling mengkhawatirkan bukan hanya kenaikan harga, tetapi kelangkaan atau ketidaktersediaan bahan pokok. Karenanya, hal itu menjadi atensi Pemkab Lotim.
Jaminan ketersediaan pasokan, khususnya untuk beras dan kebutuhan pokok lainnya, menjadi prioritas utama.
Pemkab Lotim menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas harga dan kelancaran distribusi bahan pokok, guna memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik selama Ramadan tanpa tekanan harga yang memberatkan. (rus)


