Mataram (suarantb.com) – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga masih menunggu keputusan Gubernur untuk penugasan sebanyak 18 jabatan kepala sekolah yang telah lulus seleksi.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang, Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dikpora NTB, Rizaldi Harmonika Ma’as mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan nama-nama calon kepala sekolah yang lolos seleksi ke pejabat pembina kepegawaian (PPK), yang dalam hal ini Gubernur.
“Itu sedang berproses. Usulan sudah masuk, sudah kita sampaikan ke pimpinan. Kita tunggu saja,” ujarnya pekan kemarin.
Pihaknya akan mendukung penuh apa yang yang menjadi keputusan Gubernur dalam rangka penugasan belasan kepsek untuk mengisi jabatan yang kosong.
“Kita dukunglah apapun keputusan pimpinan, kita ikuti,” tegasnya.
Rizaldi menerangkan, sampai saat ini, pihaknya belum mendapat kabar terkait tanggal pasti belasan Kepsek tersebut akan ditugaskan.
“Yang jelas kita tetap mendorong, kita tetap berkoordinasi dan berkonsultasi dengan pimpinan. Begitu juga dengan BKD kita tetap berkoordinasi,” jelasnya.
Sementara itu, kebutuhan Kepsek di NTB terus saja bertambah. Berdasarkan data dari Bidang GTK Dikbud NTB, hingga kini terdapat sekitar 60 jabatan Kepsek di NTB yang lowong.
Kondisi ini memerlukan langkah yang serius, agar kekosongan tersebut segera terpenuhi.
Kendati demikian, Rizaldi menyebut bahwa sistem penugasan kepsek saat ini lebih bisa fleksibel dan dapat dilakukan setiap tahun, termasuk proses pelatihannya.
Sebab, prinsip yang dijalani adalah meniadakan konsep waiting list atau waktu tunggu. “Kalau kemarin yang 18 orang karena akhir tahun masalahnya. Kalau akhir tahun ini banyak faktor,” tuturnya.
Oleh karena itu, ia optimis pelantikan belasan Kepsek yang lolos BCKS 2025 dapat terealisasi awal tahun ini. (sib)


