spot_img
Selasa, Januari 27, 2026
spot_img
BerandaHEADLINEPolisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran Mayat di Sekotong

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran Mayat di Sekotong

Mataram (suarantb.com) – Aparat kepolisian telah menangkap terduga pelaku dugaan pembunuhan dan pembakaran mayat di Dusun Batu Leong, Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat pada Senin malam (26/1/2026).

Dirreskrimum Polda NTB, Kombes Pol Arisandi membenarkan adanya penangkapan terduga pelaku di balik penemuan mayat di Sekotong itu. “Iya, sudah kami amankan,” katanya.

Terduga pelaku ditangkap tim Jatanras Direktorat Reskrimum Polda NTB di rumahnya di Monjok Baru, Kelurahan Monjok Timur, Kota Mataram. Polisi mengamankan beberapa barang bukti seperti sepatu dan handphone milik terduga pelaku.

Arisandi menyebutkan, antara terduga pelaku dan korban memiliki ikatan keluarga. “Mengarah ke sana,” sebutnya.

Dari informasi yang dihimpun, terduga pelaku diduga merupakan anak kandung dari korban. Motif dugaan pembunuhan kini masih didalami pihak kepolisian.

Arisandi menegaskan, pihaknya perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui motif dan hubungan terduga pelaku dan korban.

Sebelumnya pada Minggu sore (25/1/2026), masyarakat Dusun Batu Leong, Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat dihebohkan dengan penemuan mayat dalam kondisi hangus terbakar.

Penemuan pertama kali terendus oleh warga sekitar yang sedang melintas di area lahan kosong milik salah seorang penduduk.

Kepolisian Polres Lombok Barat kemudian melakukan pengusutan atas penemuan mayat tersebut. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Juga mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kasat Reskrim AKP Lalu Eka Arya Mardiwinata, Minggu (25/1/2026) menjelaskan bahwa sejumlah barang bukti penting telah diamankan dari lokasi kejadian.

“Kami mengamankan beberapa barang bukti, di antaranya tumpukan sampah di sekitar korban, bekas plastik pengiriman paket. Kemudian satu botol mineral berisi sisa cairan berwarna hijau yang diduga bahan bakar jenis pertalite, serta seutas tali nilon yang ditemukan tepat di bawah tubuh korban,” jelasnya lebih lanjut.

Keberadaan botol bahan bakar dan tali nilon ini, menjadi fokus penyelidikan kepolisian untuk menentukan apakah korban merupakan korban pembunuhan yang kemudian dibakar diduga untuk menghilangkan jejak atau terdapat motif lain di balik peristiwa ini. (mit)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO