spot_img
Kamis, Januari 29, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWA BARAT12.458 Anak Akses Program Kartu KSB Maju Pendidikan

12.458 Anak Akses Program Kartu KSB Maju Pendidikan

Taliwang (suarantb.com) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) merilis data jumlah penerima Program Kartu KSB Maju Layanan Pendidikan tahun 2025. Hasilnya, tercatat sebanyak 12.458 anak KSB telah mengakses program yang khusus berupa pemberian bantuan biaya awal masuk sekolah.

Berdasarkan data Dinas Dikbud KSB, belasan ribu anak penerima bantuan uang pangkal itu rinciannya untuk tingkat PAUD/TK sebanyak 2.746 siswa, SD sederajat 2.875 siswa, SMP sederajat 3.047 siswa, SMA sederajat 2.625 siswa dan tingkat Diploma/S1 sejumlah 1.165 orang.

“Data terakhir sampai penutupan hingga akhir tahun 2025. Yang mendaftar tembus 12 ribu anak,” terang Kepala Dinas Dikbud KSB, Agus, S.Pd., MM kepada wartawan, Selasa (27/1/2026).

Jumlah itu menurut Agus, masih di bawah perkiraan awal Pemerintah KSB. Sebelumnya, Dinas Dikbud dengan menghitung potensi jumlah siswa baru yang akan memasuki jenjang sekolah pada tiap tingkatan berkisar sekitar 14 ribu anak. “Jadi anggaran yang disiapkan mencukupi tahun lalu,” sebutnya.

Melihat realisasi serapan Program Kartu KSB Maju Pendidikan khususnya pemberian uang pangkal bagi siswa baru itu, Agus mengatakan, pihaknya akan tetap mengalokasikan lebih dari tahun 2025 pada tahun ajaran 2026/2027 mendatang. Kisaran kenaikannya diperkirakan mencapai 10 persen. “Kami sudah punya gambaran jumlah siswa baru tahun depan, dan kami akan up (naikkan) 10 persen dari jumlah tahun lalu sebagai antisipasi,” ujarnya.

Untuk persiapan penyelenggaraan di tahun ajaran 2026/2027, Agus menuturkan, Dikbud KSB telah melakukan evaluasi terhadap tata kelola Program Kartu KSB Maju Pendidikan. Diakui Agus, terdapat sejumlah hal yang perlu dibenahi oleh Dinas Dikbud dan salah satunya pada teknis pendaftaran.

Pada teknis pendaftaran, ia mengurai, khusus bagi sekolah-sekolah di luar kewenangan pemerintah kabupaten akan dilakukan penyempurnaan. Polanya Dinas Dikbud akan menerapkan sistem jemput bola. Proses pendaftaran akan dilakukan langsung di sekolah-sekolah bersangkutan.

“Misalnya kepada siswa yang sekolah di MTs dan MAN atau sejenis di luar kewenangan kami. Saat pendaftaran akan kami tempatkan operator di sekolah itu juga saat tahap penerimaan siswa baru,” bebernya seraya menyebut prosedur sebelumnya tidak praktis karena orang tua siswa harus mendaftarkan anaknya langsung ke kantor Dinas Dikbud.

“Nanti yang daftar ke kantor hanya anak yang sekolah atau kuliah di luar daerah saja. Kalau masih di dalam KSB, kami yang jemput datanya langsung ke sekolah atau kampusnya,” janji mantan Kepala BRIDA KSB ini.

Agus berjanji proses pencairan bantuan uang pangkal tersebut akan cepat diterima para siswa. Menurut dia, saat ini, Pemkab KSB hampir rampung mendistribusikan rekening dan kartu ATM yang menjadi alat penyaluran setiap program layanan dari Program Kartu KSB Maju. “Jadi nanti begitu si anak terdaftar dan SK penerimanya terbit, maka otomatis dananya masuk ke rekening orang tua si anak masing-masing,” imbuhnya. (bug)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO