Sumbawa Besar (suarantb.com) – Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (KUKmindag) Kabupaten Sumbawa, mencatat hingga saat baru 128 titik lokasi yang siap untuk pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dari target 165 lokasi.
“Pada prinsipnya mereka siap membangun gerai, cuman masalah di lapangan saat ini lahannya masih belum tersedia karena baru 128 titik yang siap,” kata Kadis KUKMindag, E.S.Adi Nusantara kepada Suara NTB, Rabu (28/1/2026).
Adi melanjutkan, kendala utama pengelola KDMP yakni kesulitan untuk mendapatkan lahan sebagai lokasi pembangunan gerai dan kantor. Apalagi untuk lahan sifatnya tidak hibah melainkan sistem sewa aset baik di tingkat desa maupun kabupaten.
“Berdasarkan inpres nomor 17 sudah jelas, TNI yang akan melakukan pengawasan, PT Agrinas yang membangun gerai itu yang bersumber dari Danantara dan desa yang menyiapkan lokasi dengan pola sewa,” ujarnya.
Berdasarkan data dari 128 titik lokasi pembangunan gerai yang baru realisasi pembangunannya sekitar 30 persen. Masing-masing titik lokasi KDMP progres pembangunannya mulai dari 17.29-18.09 persen.
“Yang paling rendah untuk realisasi penyiapan lahannya yakni desa Lenangguar dari target 4 desa yang seharusnya dibangun gerai KDMP yang sudah masuk pendataan baru 1 desa,” ucapnya.
Pemerintah pun menargetkan untuk pembangunan terhadap gerai dan kantor pengelola tersebut paling lambat di akhir Januari tahun 2026. Realisasi gerai tersebut minimal terbangun di lima KPM model yang ditetapkan oleh pemerintah di masing-masing kabupaten/ kota.
“Semua KDMP akan dapet sih, cuman untuk percepatan di tahap pertama hanya 50 KDMP model dan masing-masing Kabupaten kota mendapatkan jatah 5 gerai dan kantor pengelola,” ucapnya.
Ia pun meyakinkan, pemerintah juga akan melakukan pelatihan terhadap 330 pengurus KDMP se-Kabupaten Sumbawa. Pelatihan tersebut dilakukan pada bulan November tahun 2025 lalu.
“Pelatihan ini masing-masing KDMP mengutus dua orang ketua kopdes dan bendahara terkait tata kelola dan masa keuangan. Kegiatan itu akan kita laksanakan di pertengahan bulan November,” tukasnya. (ils)


