spot_img
Kamis, Januari 29, 2026
spot_img
BerandaPOLHUKAMPOLITIKLibatkan Perguruan Tinggi, Bawaslu NTB Dorong Pembentukan Laboratorium Pengawasan Partisipatif

Libatkan Perguruan Tinggi, Bawaslu NTB Dorong Pembentukan Laboratorium Pengawasan Partisipatif

 

Mataram (suarantb.com) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi NTB menemui jajaran Universitas Islam Al-Azhar (Unizar) Mataram. Langkah ini, untuk menindaklanjuti kerjasama yang memfokuskan penguatan pengawasan partisipatif sebagai bagian dari upaya memperkuat demokrasi dan integritas penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada.


Diketahui, antara Bawaslu NTB dan Unizar telah menandatangani Nota Kesepahaman pada 14 November 2024 lalu. Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Provinsi NTB, Hasan Basri, menegaskan, pentingnya peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam membangun pengawasan partisipatif yang terstruktur, sistematis, dan berkelanjutan.


Menurutnya, salah satu bentuk konkret kerjasama yang didorong adalah pembentukan dan pengembangan Laboratorium Pengawasan Partisipatif sebagai ruang kolaborasi, pembelajaran, riset, dan praktik pengawasan kepemiluan berbasis perguruan tinggi.


“Melalui Laboratorium pengawasan partisipatif, tentunya kerja sama diarahkan pada pelaksanaan edukasi dan sosialisasi pengawasan partisipatif, pelibatan mahasiswa dan dosen dalam kegiatan pengawasan, penelitian dan kajian ilmiah di bidang kepemiluan, publikasi ilmiah, serta pengabdian kepada masyarakat berbasis pengawasan partisipatif,” tegas Hasan pada wartawan, Kamis (29/1/2026).


Hasan mengaku, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran kritis masyarakat. Di mana, adanya penguatan kerja sama dengan Unizar diharapkan Laboratorium Pengawasan Partisipatif dapat menjadi ruang bersama.


“Utamanya, ruang untuk mengembangkan model, metode, dan inovasi pengawasan partisipatif yang berkelanjutan,” ujarnya.


Senada Hasan. Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi, Umar Achmad Seth, menambahkan sinergi antara Bawaslu NTB dan UNIZAR Mataram, akan mendorong pelaksanaan program-program kolaboratif yang melibatkan civitas akademika secara aktif.


“Yang utama, program itu dalam bentuk pengawasan partisipatif Pemilu dan Pemilukada di Provinsi NTB,” kata Umar.


Sementara itu, Rektor Unizar Mataram, Dr. Muh Ansyar, menyambut baik penguatan kerja sama dengan Bawaslu NTB. Pihaknya berkomitmen mendukung pengembangan Laboratorium Pengawasan Partisipatif sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.


“Khususnya, dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya. (ndi)



RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO