Giri Menang (suarantb.com) – Momen yang lama dinantikan oleh para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Lombok barat akhirnya tiba. Rabu (28/1/2026), menjadi hari bersejarah bagi mereka karena resmi menerima SK pengangkatan sebagai PPPK Paruh Waktu dari Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ).
Suasana haru dan bahagia pun menyelimuti. Ada juga yang menangis dan mengajak bupati joget bergembira bersama.
Ribuan PPPK Paruh Waktu memadati bencingah Kantor Bupati Lobar sejak pukul 13.00 Wita. Padahal jadwal penyerahan SK sesuai undangan dilaksanakan pukul 15.00 Wita. Antusiasme mereka hadir menerima SK menunjukkan bagaimana perasaan mereka lega setelah menanti momen itu sejak lama. Bahkan di situasi hujan rintik-rintik pun mereka tetap semangat dan antusias.
Sorak sorai mereka pecah ketika mendengar sambutan Bupati, bahwa meraka secara resmi menerima SK pengangkatan sebagai PPPK Paruh Waktu.
Usai prosesi penyerahan SK dari bupati, banyak dari mereka yang menangis haru. Terlihat mereka mendekati bupati untuk bersalaman dan memeluk bupati menyampaikan terima kasih. Mereka menangis di pundak bupati karena bersyukur telah mendapat SK.
“Alhamdulillah terima kasih pak bupati, akhirnya kami terima SK,” kata salah seorang PPPK Paruh Waktu di hadapan bupati.
Diiringi musik, suasana pun berubah. mereka mengajak bupati berjoget bersama meluapkan kegembiraannya. Di tengah suasana kegembiraan itu, mereka spontan mengarak Bupati LAZ. Mereka mengarak Bupati di pelataran Bencingah Agung, sembari menyampaikan terima kasih atas dukungan dan bantuan Pemkab yang telah memperjuangkan SK PPPK Paruh Waktu bisa diterima mereka.
Bupati sendiri mengamini luapan kegembiraan dari para PPPK Paruh Waktu ini, karena PPPK Paruh Waktu telah mendapatkan kepastian memilki SK yang selama ini terus diperjuangkan.
“Saya tahu sampai momentum ini bukanlah hal mudah dilakukan oleh bapak ibu, tentu perjuangan dengan proses yang begitu panjang,” katanya.
Berkat kerja keras dan kesabaran lah, kata LAZ, akhirnya SK bisa diterima. Menurutnya jauh lebih bagus menunggu sesuatu walaupun lama tapi pasti. Pencapaian ini juga tak lepas doa dari keluarga terdekat, sehingga mereka patut berterima kasih. “Dan hari ini bapak ibu rasakan kebahagiaan atas perjuangan yang selama ini bapak ibu perjuangkan,” imbuhnya.
LAZ berseloroh, saking bahagianya para PPPK Paruh Waktu, pada saat menyanyikan lagu Indonesia Raya jauh lebih cepat dari musiknya. “Ini menandakan bahwa semangat bapak ibu jauh lebih tinggi, karena begitu bahagianya menerima SK PPPK Paruh Waktu,” imbuhnya.
Karena itu setelah mencapai ini, bukan menjadi titik akhir dari perjuangan, tetapi semangat baru untuk diisi dengan kerja yang lebih baik lagi. Sebab masih ada tantangan besar ke depan harus dihadapi.
Pemkab, kata dia, bekerja secara profesional menempatkan semua personel berdasarkan kompetensi. Ke depan PPPK ini dievaluasi setahun sekali, sehingga harus bekerja maksimal untuk mencapai target yang telah ditetapkan. LAZ menekankan kepada jajaran PPPK Paruh Waktu untuk bersama-sama mewujudkan masyarakat Lobar.
Untuk itu yang tadinya kerja tidak maksimal, harus lebih maksimal lagi. Sebab hasil kerja keras itu akan kembali ke mereka. Pemkab tambah LAZ tidak mungkin menutup mata dari sisi kesejahteraan, namun tentu itu akan dinilai dari sisi kinerja. (her)


