spot_img
Kamis, Januari 29, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK TENGAHPelatihan Kerja bagi Honorer Non-Database Minim Pendaftar

Pelatihan Kerja bagi Honorer Non-Database Minim Pendaftar

 

Praya (suarantb.com) – Program pelatihan kerja yang disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Pemkab Loteng) bagi tenaga honorer yang tidak diperpanjang kontraknya masih minim peminat. Balai Latihan Kerja (BLK) Loteng pun sampai harus memperpanjang masa pendaftaran bagi peserta pelatihan hingga akhir bulan Januari ini, lantaran jumlah pendaftar yang sedikit.

Hal itu diakui Kepala BLK Loteng, Dedet Zelthauzallam, S.I.P., M.M., saat dikonfirmasi Suara NTB, Kamis (29/1/2026). Sebelumnya, BLK Loteng telah membuka pendaftaran batch 1 pelatihan kerja bagi tenaga honorer non-database hingga 23 Januari 2026 kemarin. Dengan pelantihan direncanakan akan digelar dalam beberapa gelombang, dengan 13 jenis pelatihan yang sudah disiapkan.

Namun, karena pendaftar untuk gelombang pertama masih sedikit, BLK Loteng memutuskan untuk memperpanjang masa pendaftaran hingga akhir bulan ini. Langkah itu diambil untuk memberikan kesempatan bagi para honorer non-database yang belum sempat mendaftar untuk mendaftar diri sebagai peserta pelatihan.

BLK Loteng sendiri membuka enam kejuruan yang bisa dipilih untuk pelatihan gelombang pertama ini. Yakni kejuruan tata boga, tata rias, barista, teknisi handphone serta menjahit dan kejuruan Food and Bavarge (F&B). Kejuruan tersebut disiapkan karena memang itu yang tersedia dan cukup diminati selama ini. “Tapi sampai saat ini jumlah pendaftar masih sedikit,” aku Dedet.

Ia mengatakan, kondisi tersebut sudah dilaporkan ke kepala daerah. Untuk nantinya akan diputuskan kebijakan yang diambil, apakah programnya tetap akan dilanjutkan sesuai rencana awal atau ada pertimbangan lain.

Bisa saja alokasi yang ada dialihkan bagi pendaftar umum supaya programnya bisa tetap berjalan. Dengan begitu, anggaran yang sudah dialokasikan untuk pelatihan tersebut tidak sia-sia. “Ya, sayang juga anggaran sudah ada, tetapi pelatihan tidak bisa jalan hanya karena tidak ada pendaftar,” sebutnya.

Namun, Terkait kelanjutan program pelatihan bagi tenaga honorer non-database tersebut tergantung kebijakan pimpinan. Pihaknya dalam hal ini tetap siap menjalankan program pelatihan yang sudah direncanakan. “Kita tunggu sampai akhir bulan seberapa banyak peserta yang mendaftar untuk ikut pelatihan kerja ini,” tegasnya.

Selain pelatihan bagi tenaga honorer nondatabase tersebut, BLK juga membuka pelatihan Satpam bagi pendaftar umum. Beberapa pendaftar di antaranya merupakan tenaga honorer non-database. Program pelatihanya sendiri saat ini sudah berjalan. (kir)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO