spot_img
Kamis, Januari 29, 2026
spot_img
BerandaPENDIDIKANPenggabungan Sekolah Dinilai Tidak Masalah

Penggabungan Sekolah Dinilai Tidak Masalah

Mataram (suarantb.com) – Rencana penggabungan antara Sekolah Dasar Negeri 15 Mataram dan Sekolah Dasar Negeri 19 Mataram, dinilai tidak masalah. Penggabungan ini dinilai sebagai langkah tepat, guna mensiasati kekurangan murid dan pemenuhan jam mengajar guru.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala SDN 19 Mataram, H. Sudirman mengaku siap mengikuti kebijakan pemerintah untuk penggabungan sekolah. Minimnya siswa dan guru membuat keputusan itu, terasa tepat. Selain itu, letak sekolah berdekatan dengan SDN 15 Mataram, juga menjadi alasan lain penggabungan itu harus segera direalisasikan. “Kami di sini guru hanya lima. Itupun kemarin meninggal satu orang guru,” terang Sudirman ditemui pada, Rabu (28/1/2026).

Sementara itu, Kepala SD 15 Mataram, Marzuki, juga menyatakan kesiapannya terkait rencana penggabungan itu. Rencana merger ini merupakan kebijakan pemerintah yang mesti diikuti.

Ia menambahkan, secara infrastruktur sekolahnya sudah siap untuk menampung murid tambahan. Pasalnya, dari delapan ruang kelas mengalami penambahan menjadi 12 ruangan setelah mendapat perbaikan dari program revitalisasi.

“Tinggal kalau memang di-merger, tinggal kita mengatur posisi anak-anak sesuai dengan kebutuhan mereka belajar,” ujar Marzuki.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kota Mataram berencana akan menggabung SDN 15 Mataram dengan SDN 19 Mataram. Selain itu, SDN 11 Ampenan dengan SDN 14 Mataram.

Penggabungan itu sendiri diharapkan menjadi jawaban terhadap kekurangan siswa di sekolah tersebut. Lebih dari itu, kebijakan ini juga diharapkan mampu memenuhi kebutuhan guru di Mataram.

Pasalnya, masih terdapat sekolah di Mataram yang kekurangan tenaga pendidik. “Justru karena kita kekurangan guru, kita akan distribusi ke sekolah yang kekurangan guru,” tandas Kepala Disdik Kota Mataram, Yusuf, Selasa (27/1/2026). (sib)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO