Mataram (suarantb.com) – Peserta Didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) perlu mengeloksplarasi benda secara langsung. Eksplorasi ini penting untuk pengalaman belajar yang kontekstual dan menyenangkan.
Hal ini mengemuka dalam kegiatan Sajian Unit Layanan Terpadu Keliling (Suling) di Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram yang digelar Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Nusa Tenggara Barat (BPMP Provinsi NTB), Selasa (27/1/2026) lalu. Kepala BPMP NTB, Katman, S.Pd., M.A., menyampaikan, pada kegiatan tersebut, BPMP Provinsi NTB juga melaksanakan pembelajaran literasi menggunakan pendekatan ENIKKI bagi anak usia dini.
Anak-anak diajak menggambar buah yang telah disiapkan, kemudian membuka dan mencicipi rasa buah sebagai bagian dari pengalaman belajar yang kontekstual dan menyenangkan. Selanjutnya, anak-anak diberi kesempatan untuk menceritakan pengalaman yang mereka temukan dari buah yang digambar, baik dari segi bentuk, warna, maupun rasa. Kegiatan ini bertujuan melatih kemampuan berbahasa, menumbuhkan keberanian berekspresi, serta menguatkan literasi awal anak.
“Pembelajaran perlu memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengeksplorasi benda secara langsung. Peserta didik perlu diberi ruang untuk mengamati, melihat secara nyata, serta berkreasi menyajikan pemahamannya dalam bentuk gambar agar proses belajar menjadi lebih bermakna dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini,” jelas Katman.
Selain pembelajaran literasi, BPMP NTB juga memberikan permainan rakyat kepada satuan PAUD sebagai media pembelajaran edukatif yang mendukung perkembangan motorik, sosial-emosional, dan kognitif anak sekaligus menanamkan nilai-nilai budaya lokal sejak dini.
Kegiatan SULING di Kelurahan Pejeruk turut dihadiri oleh Lurah Pejeruk Lalu Bagus Apriady, perwakilan Kecamatan Ampenan, serta unsur Perpustakaan Daerah NTB sebagai bentuk dukungan dan sinergi lintas sektor dalam penguatan literasi dan peningkatan mutu pendidikan di daerah.
Melalui pelaksanaan kegiatan ini, BPMP Provinsi NTB berharap SULING dapat menjadi sarana efektif dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan, khususnya pada jenjang PAUD, serta mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua di Provinsi NTB.
“Melaui Suling, BPMP NTB memberikan layanan informasi dan pendampingan pendidikan bagi pendidik, tenaga kependidikan, serta peserta didik dengan pendekatan layanan jemput bola agar akses informasi pendidikan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas,” pungkas Katman. (ron)


