Taliwang (suarantb.com) – Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) masih menjadi magnet bagi investor asing di NTB. Terbukti berdasarkan catatan realisasi investasi sepanjang tahun 2025, jumlah Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp4,1 triliun.
Dari jumlah itu, investasi PMA yang masuk ke KSB masih didominasi sektor pertambangan. Nilainya mencapai Rp3,3 triliun. Sedangkan, investasi lainnya bergerak di sektor pariwisata.
“Investasi asing yang masuk ke kita bergerak di dua sektor besar. Pertama sektor tambang dan sisanya bidang pariwisata,” terang Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) KSB, Kamaluddin, Selasa (3/2/2026).
Khusus di sektor pariwisata kata Kamaluddin, memberi gambaran secara perlahan terus mengalami peningkatan. Kegiatannya sebagian besar bergerak di bidang akomodasi pariwisata. “Mereka membangun hotel, penginapan berkonsep villa dan itu bisa dilihat, usahannya fokus di sepanjang kawasan pesisir KSB,” katanya.
Pada investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Kamaluddin mengurai, juga masih didominasi oleh sektor pertambangan. Di tahun 2025 lalu, angkanya mencapai Rp35,7 triliun. Kemudian, disusul oleh sektor industri, perdagangan, pertanian dan perikanan. “Kalau PMDN sektornya beragam. Tapi sektor tambang masih tetap dominan,” ujarnya.
Secara keseluruhan, capaian investasi di KSB tahun 2025 tidak memenuhi target yang ditetapkan Pemprov NTB. Sebagaimana diketahui, jumlah investasi yang ditargetkan untuk KSB sebesar Rp64 triliun. Namun, hingga akhir tahun capaian totalnya hanya berada diangka Rp45,4 triliun atau hanya sekitar 98,80 persen.
Menurut Kamaluddin, meski tidak memenuhi target, namun pencapaian tersebut sudah sangat memuaskan mengingat sepanjang tahun 2025, kontraksi ekonomi secara makro mengalami gejolak karena dipengaruhi kondisi global. “Secara nasional juga angka investasi juga turun. Jadi menurut saya di atas 98 persen itu sudah sangat baik,” klaimnya.
Ditanya mengenai kondisi investasi di daerah ke depan, Kamaluddin optimis masih sangat positif. Hal ini didasari dengan agenda Pemkab KSB menggali potensi-potensi baru lewat Program KSB Maju Luar Biasa. “Program Pak Bupati ini akan menggali semua potensi ekonomi masyarakat dan di sana ada peluang investasi yang bisa masuk. Misalnya pariwisata kerakyatan, potensi pertanian secara luas sampai sektor perikanan,” imbuhnya.(bug)


