Mataram (suarantb.com) – Pemerintah pusat mulai menggencarkan pembangunan koperasi desa kelurahan merah putih (KDKMP) di seluruh kabupaten/kota. Empat koperasi juga dibangun di Kota Mataram. Koperasi desa kelurahan merah putih dipastikan tidak menyaingi usaha masyarakat.
Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah Kota Mataram, Jimmy Nelwan menjelaskan, Pemerintah Kota Mataram telah membentuk 50 koperasi merah putih di 50 kelurahan. Dari 50 kelurahan itu, baru empat lokasi pembangunan koperasi. Yakni, Kelurahan Ampenan Utara, Abian Tubuh, Mandalika, dan Karang Baru.
“Dua kelurahan sudah proses pembangunan. Sementara, di Kelurahan Mandalika dan Karang Baru masih proses penyelesaian lahan,” kata Jimmy ditemui pada, Rabu (4/2/2026).
Empat gerai koperasi merah putih ini, sebenarnya ditargetkan tuntas bulan Maret. Gerai ini akan menjual produk kebutuhan masyarakat setempat. Selain itu, olahan dari pelaku UMKM dan industri kecil lainnya, dapat dijual di gerai KDKMP.
Mantan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kota Mataram menegaskan, keberadaan gerai koperasi merah putih tidak akan menyaingi usaha masyarakat. “Jadi tidak menyaingi usaha warga, justru mereka nanti akan dibantu karena produk olahan mereka bisa dijual di sana,” jelasnya.
Koperasi merah putih jelasnya, akan menjadi mitra pelaku UMKM. Kendati demikian, koperasi harus bersaing dengan pasar modern dari sisi harga, pengemasan, dan lain sebagainya.
Keberlangsung usaha dari KDKMP akan didampingi langsung oleh. PT Agrinas Pangan Nusantara. Perusahaan plat merah ini, akan membantu pengurus koperasi untuk mengakses permodalan melalui himpunan bank milik pemerintah. “Kalau masalah permodalan kewenangan dari pemerintah pusat,” ujarnya.
Kewenangan pemerintah daerah kata Jimmy, fokus melakukan pendampingan dan pembinaan saja. “Kita hanya pembekalan dan pelatihan saja,” demikian kata Jimmy. (cem)



