Giri Menang (suarantb.com) – Produk UMKM Kabupaten Lombok Barat (Lobar) resmi masuk ritel modern. Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) secara resmi melakukan peresmian atau launching masuknya beberapa produk olahan makanan dari beberapa UMKM di Lombok Barat di gerai Alfamart, Kamis (5/2/2026).
Beberapa produk UMKM Lobar yang sudah masuk seperti produk olahan serbat Jahe, produk olahan kripik nangka, pisang, dan abon ikan tuna. Ditemui usai peresmian, Bupati menegaskan, produk UMKM Lobar yang sudah masuk gerai moderen ini merupakan salah satu janji politiknya untuk mensejahterakan masyarakat. Pihaknya memperjuangkan agar pelaku usaha yang ada di Lobar mau mengambil produk UMKM Lobar untuk dijual.
“Ini bukti kita wujudkan agar produk UMKM kita bisa masuk di pasar modern,” kata Bupati.
Ia meminta pelaku UMKM harus bisa kreatif untuk menyiapkan produk yang menarik dan enak supaya laris di pasaran. “Yang menguji dan menentukan keberlanjutan itu kan bukan Pemda bukan Alfamart yang tentukan, tapi tergantung pembeli, kalau laris pasti akan dicari dan akan terus bertahan,” jelasnya.
Bupati berpesan, pelaku UMKM harus bisa menyuguhkan kualitas produk dan tingkatkan kualitas sebab yang menseleksi nantinya pembeli. Yang perlu dan patut disyukuri adalah bahwa ikhtiar pemerintah sudah membantu menyiapkan ruang dari sebelumnya tidak ada menjadi ada.
“Mau seberapa banyak produk yang disiapkan semuanya bisa diakomodir oleh pasar modern yang ada. Semoga dengan disiapkan space (ruang) ini masyarakat bisa lebih terbuka untuk membangun dan memperluas UMKM-nya,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Bupati juga mengingatkan agar tidak ada monopoli produk yang masuk dalam pasar modern ini. Bupati meminta agar masing-masing UMKM diberikan kesempatan untuk menjual produk mereka yang paling laku untuk bisa masuk ritel modern.
Corporate communication specialist Alfamart Bali Nusra Mahnan menjelaskan Pemkab Lombok Barat telah secara resmi bekerja sama dengan Alfamart untuk meluncurkan produk UMKM lokal di gerai ritel modern tersebut. Peluncuran ini bertujuan memberikan panggung strategis bagi para pelaku usaha kecil agar produk mereka lebih dikenal luas.
“Produk UMKM tidak hanya sekadar masuk ke toko, tetapi mendapatkan perlakuan khusus, dengan kita berikan space di tempat yang sangat strategis dalam rak gondola di setiap gerai Alfamart,” katanya.
Meskipun diberikan kemudahan, produk UMKM harus tetap memenuhi standar kualitas ritel modern, antara lain, kemasan harus menarik dan memenuhi standar keamanan pangan. Pelaku UMKM harus mampu menjaga konsistensi stok dan suplai barang, wajib memiliki izin resmi seperti P-IRT, BPOM, sertifikasi halal, dan standar lain yang ditetapkan pemerintah. (her)



