spot_img
Kamis, Februari 5, 2026
spot_img
BerandaHEADLINEKejati NTB Kembali Periksa Kepala SMK Terkait Kasus DAK Dikbud 2023

Kejati NTB Kembali Periksa Kepala SMK Terkait Kasus DAK Dikbud 2023

Mataram (suarantb.com) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB kembali memeriksa kepala sekolah di lingkungan SMK dalam perkara dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB tahun 2023.

Pada Kamis (5/2/2026), tim dari Kejati NTB terpantau memeriksa kepala sekolah di salah satu sekolah kejuruan di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati NTB, Muh Zulkifli Said membenarkan terkait pemeriksaan kepala sekolah tersebut. “Ya (ada pemeriksaan kepala SMK dari Kecamatan Bayan),” katanya.

Zulkifli enggan membeberkan apakah ada kepala sekolah dari sekolah kejuruan lainnya yang menjalani pemeriksaan Kamis kemarin. Ia mengaku tidak dapat memberikan informasi lebih jauh menyusul kasus ini dalam kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.

Dari pantauan Suara NTB, kepala SMK dari Kecamatan Bayan itu terpantau datang menjalani pemeriksaan di Kejati NTB pada pukul 12.33 Wita hingga 16.06 Wita. Kepala sekolah tersebut terlihat datang mengenakan batik berwarna merah muda. Ia juga membawa setumpuk dokumen bertuliskan nama sekolah tempatnya bekerja.

Sebelumnya pada Rabu (4/2/2026), Kejati NTB telah memeriksa belasan kepala SMK di NTB. Salah satunya adalah kepala SMK di Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur.

Sebagai informasi, Dikbud NTB mendapat anggaran DAK Rp42 miliar pada tahun 2023. Penggunaannya untuk pengadaan sejumlah item seperti pengadaan alat peraga dan proyek pembangunan.

Ada sejumlah SMK yang diduga belum mendapatkan hibah peralatan hasil pengadaan dari program tersebut. Meskipun surat perintah membayar (SPM) kepada salah satu rekanan telah terbit pada 1 Desember 2023.

Dari penelusuran Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Provinsi NTB, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB memanfaatkan DAK tahun 2023 untuk lelang perencanaan dan pekerjaan pembangunan unit sekolah baru (USB) SLBN 3 Mataram dengan total pagu anggaran Rp8,64 miliar.

Untuk proyek perencanaan pembangunan, muncul sebagai pemenang lelang PT VK. Perusahaan tersebut muncul sebagai pemenang lelang dengan harga penawaran Rp180 juta. Sedangkan proyek pembangunan dimenangkan CV MI yang beralamat di Ampenan, Kota Mataram dengan harga penawaran Rp8,05 miliar. (mit)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN


VIDEO