Dompu (suarantb.com) – Pengisian sebelas Jabatan Pimpintan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkup Pemerintah Kabupaten Dompu, hingga saat ini belum ada kepastian. Panitia seleksi juga belum dibentuk. Hal itu diakui Pelaksana tugas (Plt) Kepala BKD dan PSDM Kabupaten Dompu, Asraruddin, SH saat dihubungi, Rabu (4/2/2026) kemarin. “Belum dibentuk pansel,” jawabnya singkat.
Asraruddin mengaku, hingga saat ini pihaknya belum diperintah untuk segera membentuk panitia seleksi, guna mengisi sebelas jabatan yang lowong, sehingga pihaknya juga belum mengajukan surat ke Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia. “Belum ada perintah,” katanya.
Panitia seleksi JPTP diketuai oleh Sekda dengan sekretaris BKD dan PSDM. Anggotanya melibatkan pejabat tinggi tingkat provinsi dan akademisi. Panitia ini harus juga disampaikan ke BKN setelah sebelumnya diajukan izin dengan menginformasikan jabatan yang akan diseleksi.
Belum dibentuknya panitia seleksi terbuka JPT Pramta lingkup Pemda Dompu ini bertolak belakang dengan semangat Bupati yang ingin segera mengisi semua pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Usai melantik 15 pejabat pada Senin, 12 Januari 2026 lalu. Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE menegaskan komitmennya untuk segera mengisi 11 jabatan yang lowong. Pengisian pejabat definitif ini dinilai untuk mempercepat capaian target pembangunan daerah.
Bahkan mutasi pejabat administrasi dan pengawas, hingga pengisian pejabat definitif Sekda Dompu akan dilakukan setelah 11 pimpinan OPD terisi oleh pejabat definitifnya.
Adapun 11 JPT Pratama yang lowong yaitu Sekretaris Dewan, Asisten Administrasi Umum dan Kepegawaian Setda Kabupaten Dompu, Kepala BKD dan PSDM, Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah, Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kepala Dinas Koperasi UKM, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, dan Kepala Sat Pol PP. (ula)


