Mataram (suarantb.com) — Kondisi ketenagakerjaan di Provinsi NTB menunjukkan perkembangan positif pada November 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB mencatat peningkatan jumlah angkatan kerja dan penduduk bekerja, disertai penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).
Kepala BPS Provinsi NTB, Dr. Drs. Wahyudin, M.M., menyampaikan bahwa berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas), jumlah angkatan kerja NTB pada November 2025 mencapai 3,24 juta orang, meningkat 30,36 ribu orang dibandingkan Agustus 2025.
“Seiring bertambahnya angkatan kerja, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga mengalami kenaikan sebesar 0,39 persen poin, menunjukkan semakin banyak penduduk usia kerja yang aktif di pasar tenaga kerja,” jelas Wahyudin.
BPS mencatat, jumlah penduduk yang bekerja pada November 2025 mencapai 3,14 juta orang, atau naik 29,57 ribu orang dibandingkan Agustus 2025. Dari sisi lapangan usaha, sektor konstruksi menjadi penyumbang peningkatan tenaga kerja terbesar, dengan tambahan sebanyak 28,69 ribu orang.
“Peningkatan di sektor konstruksi mengindikasikan masih bergulirnya berbagai proyek pembangunan, baik infrastruktur pemerintah maupun swasta,” ujarnya.
Selain itu, struktur ketenagakerjaan NTB juga menunjukkan pergeseran ke arah yang lebih formal. Pada November 2025, sebanyak 1,05 juta orang atau 33,45 persen penduduk bekerja berada di kegiatan formal. Angka ini meningkat 1,87 persen poin dibandingkan Agustus 2025.
Menurut Wahyudin, peningkatan pekerja formal mencerminkan perbaikan kualitas kesempatan kerja serta meningkatnya perlindungan dan kepastian kerja bagi tenaga kerja.
Meski demikian, BPS juga mencatat adanya peningkatan pada kelompok setengah pengangguran dan pekerja paruh waktu. Pada November 2025, persentase setengah pengangguran naik 0,31 persen poin, sementara pekerja paruh waktu meningkat 3,64 persen poin dibandingkan Agustus 2025.
“Kondisi ini perlu menjadi perhatian bersama, karena menunjukkan sebagian tenaga kerja belum bekerja secara optimal dari sisi jam kerja,” tambahnya.
Kabar positif lainnya, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) NTB pada November 2025 tercatat sebesar 3,05 persen, turun 0,01 persen poin dibandingkan Agustus 2025.
“Penurunan TPT ini mengindikasikan pasar kerja NTB relatif mampu menyerap tambahan angkatan kerja,” pungkas Wahyudin.
BPS NTB menilai, dinamika ketenagakerjaan pada November 2025 menunjukkan arah perbaikan, meskipun upaya peningkatan kualitas dan keberlanjutan lapangan kerja tetap perlu terus diperkuat. (bul)



