Mataram (suarantb.com) – Proses pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Mataram, masih terus berlangsung. Dinas Pendidikan Kota Mataram, masih menemukan data residu di sejumlah sekolah.
Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Mataram, Syarafudin mengatakan, sejumlah 176 jenjang sekolah dasar sudah melakukan penarikan data. Data diantaranya, siswa, perangkat penunjang seperti komputer atau laptop dan infrastruktur lainnya.
“Ada 176 SD yang sudah menarik data, berarti sedang proses pendaftaran mereka,” ujarnya kepada Suara NTB, Kamis (5/2/2026).
Sementara itu, pihaknya masih menemukan data residu di beberapa sekolah dasar, sehingga menghambat proses pendaftaran TKA. Ia mendorong sekolah melakukan verifikasi dan validasi kembali. Verikasi dan validasi ini dinilai penting, agar data yang dimasukkan ke dalam sistem pendaftaran TKA tidak menjadi masalah
Terlebih pelaksanaan TKA pada jenjang SD dan SMP kata dia, akan terintegrasi dengan Asesmen Nasional (AN). Artinya, hasil TKA dan AN akan keluar bersamaan menjadi Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) dan satu lagi berbentuk ijazah.
“Jangan sampai ijazahnya terbit, nama siswa salah, tanggal lahirnya salah. Nah itu perlu verifikasi,” kata Syarafudin.
Oleh karena itu, ia meminta sekolah yang datanya keliru, agar segera memperbaiki dan memastikan tidak ada data yang salah dan terlewatkan. “Sekolah-sekolah yang punya residu supaya diperbaiki apa penyebab residunya,” tegasnya.
Sementara itu, Disdik Kota Mataram terus memastikan kesiapan sekolah di Mataram jelang pelaksanaan TKA pada bulan April. Persiapan yang dilakukan salah satunya adalah desiminasi kepada seluruh SD dan
SMP di Mataram.
Desiminasi telah dilakukan sejak Selasa-Kamis (3-5/2/2026) melibatkan kepala sekolah. Pada kegiatan desiminasi ini, sekolah diminta untuk mempersiapkan diri untuk menghadapi TKA.
“Kita sosialisasikan tentang persiapan TKA-nya, terus apa yang harus dilakukan oleh sekolah, tentang pendaftarannya, dan kesiapan siswa bagaimana,” tandas Syarafudin. (sib)



