spot_img
Jumat, Februari 6, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA BIMAJelang Ramadan, Bulog Bima Pastikan Stok Beras dan Minyak Aman

Jelang Ramadan, Bulog Bima Pastikan Stok Beras dan Minyak Aman

Kota Bima (suarantb.com) – Perum Bulog Kantor Cabang Bima memastikan ketersediaan stok pangan jelang bulan Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah aman. Stok beras dan minyak goreng dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam jangka menengah.

Kepala Bulog Kantor Cabang Bima, Alfan Ghazali menyampaikan, hingga awal Februari 2026, stok beras medium mencapai sekitar 13.500 ton. Jumlah tersebut diperkirakan mampu mengakomodir kebutuhan masyarakat Bima hingga 13 bulan ke depan.

“Stok beras medium yang kami kuasai saat ini sekitar 13.500 ton setara beras. Dengan jumlah tersebut, kebutuhan masyarakat bisa tercukupi hingga 13 bulan ke depan,” ujar Alfan pada Kamis (5/2/2026).

Beras medium tersebut disalurkan melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp62.500 per kemasan 5 kilogram. Program SPHP tetap menjadi instrumen utama Bulog dalam menjaga stabilitas harga beras di tingkat konsumen.

Selain beras medium, Bulog Kancab Bima juga menguasai stok beras premium sekitar 8 ton. Beras premium tersebut dipasarkan dengan HET Rp74.500 per kemasan 5 kilogram untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang menginginkan kualitas beras lebih tinggi.

Untuk komoditas minyak goreng, pihaknya menyiapkan stok minyak goreng merek Beefood dengan kualitas premium sebanyak 20.000 liter. Minyak goreng tersebut dijual dengan harga Rp19.500 per liter.

“Selain beras, kami juga menyiapkan minyak goreng Beefood sebanyak 20 ribu liter dengan harga Rp19.500 per liter,” katanya.

Bulog juga akan menerima tambahan pasokan Minyakita atau Minyak Goreng Rakyat sebanyak 2.000 liter dalam waktu dekat. Minyakita tersebut akan disalurkan ke pasar-pasar tradisional dengan harga jual ke masyarakat sebesar Rp15.700 per liter, sesuai dengan pencatatan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).

Sebagai upaya memperluas keterjangkauan pangan murah, pihaknya aktif memperkenalkan produk beras dan minyak goreng kepada pedagang pasar serta outlet binaan Bulog, yakni Rumah Pangan Kita (RPK).

“Kami terus memperkenalkan produk Bulog kepada pedagang pasar dan outlet RPK agar masyarakat lebih mudah mengakses pangan dengan harga terjangkau,” ujarnya.

Pihaknya juga bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat untuk melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah titik strategis menjelang Ramadan. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat selama periode permintaan pangan yang meningkat.

“Dengan langkah tersebut, Bulog memastikan pasokan dan harga pangan pokok tetap terkendali hingga Idulfitri,” tandasnya. (hir)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN


VIDEO