Praya (suarantb.com) – Ribuan pengunjung dari lokal hingga mancanegara memadati Pantai Seger, Lombok Tengah pada malam puncak Festival Bau Nyale, Sabtu, 7 Februari 2026.
Salah satu wisatawan asing asal Prancis, Mary mengungkapkan kegembiraannya menghadiri malam puncak Festival Bau Nyale.
“Kami sangat bersemangat. Kami juga suka performa band lokal yang tampil tadi,” terangnya dalam bahasa Inggris.
Mary menerangkan bahwa ia telah berlibur selama kurang lebih dua bulan di Lombok. Pada Jumat, 6 Februari 2026, ia menghadiri Parade Siu Putri Mandalika. Dari sana ia tertarik untuk datang menonton malam puncak yang diselenggarakan setahun sekali ini.
“Pemilik homestay tempat kami menginap juga merekomendasikan kami untuk datang ke festival ini,” ucapnya.
Festival Bau Nyale Jadi Ajang Memperkenalkan Cerita Putri Mandalika
Sementara itu, salah satu pengunjung asal Cakranegara, Kota Mataram, Sri Miranti datang ke Pantai Seger bersama sanak keluarganya.
“Saya datang bersama anak dan cucu saya,” ucapnya bersemangat.
Miranti menceritakan bahwa ia dengan bersemangat mengajak cucunya untuk menghadiri malam puncak Festival Bau Nyale sebagai tempatnya mengenalkan cerita legendaris Putri Mandalika itu.
“Agar mereka juga tahu bagaimana ceritanya,” ucapnya.
Tak hanya hadir untuk menonton penampilan megah berbagai macam pertunjukan di malam puncak, warga asal Cakranegara itu itu juga menginap di Pantai Seger untuk ikut berburu nyale di pagi hari nanti.
Ia bersama keluarganya datang dengan peralatan lengkap dengan membawa tenda juga “sorok” nyale untuk berburu nyale bersama ribuan orang di Pantai Seger.

Dari pantauan Suara NTB, Pantai Seger telah dipadati pengunjung sejak sore hari sekitar pukul 15.00 Wita. Pengunjung berasal dari mancanegara juga lokal. Banyak masyarakat lokal terlihat beramai-ramai datang bersama keluarga. Ada juga yang datang menginap dengan menggelar tenda di bukit-bukit Pantai Seger.
Selain dipadati pengunjung, Pantai Seger di malam puncak Festival Bau Nyale juga dijajaki puluhan para pedagang. Dari penjual buah potong hingga jagung bakar bisa ditemukan di Pantai Seger.
Malam puncak Festival Bau Nyale diramaikan dengan berbagai macam pertunjukan. Dari pertunjukan pentas seni Putri Mandalika, band lokal, hingga band ibu kota Geisha. (mit)



