Taliwang (suarantb.com) – Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah memberi sinyal kuat akan kembali menggelar mutasi jabatan besar-besaran di awal tahun 2026. Proses rotasi untuk seluruh level jabatan itu tinggal menunggu turun izin dari pusat.
“Kita masih tunggu izin pusat (BKN dan Kemendagri),” ungkap Bupati Amar kepada wartawan, Jumat (6/2/2026).
Salah satu agenda birokrasi yang fokus dibenahi oleh Pemkab KSB di awal tahun ini memang adalah pengisian sejumlah jabatan lowong. Sejak pertengahan tahun 2025 lalu, terdapat banyak posisi jabatan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dibiarkan lowong. Ditambah sebanyak dua kali seleksi terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, pejabat yang mendapat promosi dari kegiatan itu – posisi jabatan yang ditinggalkan juga masih mengalami kekosongan. Seperti, di Sekrerariat Daerah (Setda) ada jabatan Kepala Bagian Hukum, Kabag Ekonomi serta Kabag Pemerintahan Setda Kabupaten Sumbawa Barat,yang lowong tanpa pejabat definitif.
Bupati mengatakan, pengisian jabatan itu diupayakan akan dipercepat. Namun keinginan itu, harus tetap mengikuti aturan yang berlaku. “Kita butuh izin pusat untuk menggeser beberapa pejabat. Itu yang kita tunggu persetujuannya,” katanya.
Bupati berjanji tidak akan mengulur waktu pelaksanaan mutasi jika seluruh persyaratan telah terpenuhi. “Mengisi posisi jabatan di semua OPD itu wajib untuk memastikan semua mesin birokrasi kita bekerja maksimal dalam memberikan layanan optimal kepada masyarakat,” tandasnya.
Informasi yang beredar, mutasi awal tahun ini juga akan turut menyasar jabatan-jabatan kepala OPD. Sinyal itu terlihat pada akhir tahun lalu ada sejumlah kepala OPD telah menjalani job fit atau uji kesesuaian kompetensi. Mengenai hal itu, Bupati tak memberikan komentar. Ia hanya kembali menegaskan, bahwa proses mutasi pasti akan dilaksanakan untuk mengisi seluruh kekosongan pejabat di semua OPD.(bug)



