spot_img
Selasa, Februari 10, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMKoleksi 31 Ribu Judul Buku, Diarpus Mataram Dorong Penguatan Literasi

Koleksi 31 Ribu Judul Buku, Diarpus Mataram Dorong Penguatan Literasi

 

Mataram (suarantb.com) – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kota Mataram terus memperkuat perannya sebagai pusat literasi dan sumber pengetahuan bagi masyarakat. Hingga 10 Februari 2026, perpustakaan yang berlokasi di Jempong, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, tercatat telah memiliki sekitar 31 ribu judul buku, jauh melampaui target awal sebanyak 15 ribu judul.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Mataram, H. Mohammad Carnoto, mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari upaya berkelanjutan dalam menambah koleksi buku yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Target awal kami 15 ribu judul buku. Namun, saat ini koleksi yang dimiliki sudah mencapai sekitar 31 ribu judul. Kami terus menambah koleksi, terutama buku-buku yang dibutuhkan pelajar dan mahasiswa,” ujarnya, Selasa (10/2).

Selain memperkuat koleksi buku fisik, Diarpus Kota Mataram juga melakukan pengembangan koleksi digital berupa e-book. Pada tahun ini, pihaknya menargetkan penambahan sekitar 500 judul buku baru, baik dalam bentuk cetak maupun digital.

Carnoto berharap, penambahan koleksi tersebut dapat meningkatkan minat baca serta jumlah kunjungan masyarakat ke Perpustakaan Kota Mataram.

“Seperti kemarin, dalam satu hari jumlah kunjungan mencapai 613 orang. Padahal, biasanya rata-rata kunjungan harian hanya sekitar 200 orang,” jelasnya.

Berdasarkan kategori usia, pengunjung perpustakaan berasal dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak sekolah, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Namun, jumlah pengunjung masih didominasi oleh pelajar dan mahasiswa.

Adapun jam operasional Perpustakaan Kota Mataram dibuka dari Senin hingga Sabtu. Pada hari Senin sampai Jumat, layanan dibuka mulai pukul 08.00 hingga 17.00 Wita, sedangkan pada hari Sabtu dibuka dari pukul 08.00 hingga 13.00 Wita.

“Banyak masukan agar perpustakaan juga dibuka pada hari Minggu. Untuk sementara masih kami kaji. Jika memungkinkan, rencananya hari Minggu akan dibuka sampai pukul 13.00 Wita,” katanya.

Sementara itu, pada bulan suci Ramadan, jam operasional perpustakaan tetap berjalan seperti biasa. Hal ini dilakukan karena cukup banyak masyarakat yang memanfaatkan perpustakaan untuk membaca literatur keagamaan.

Sebagai informasi, Kota Mataram resmi memiliki perpustakaan daerah pertama pada Desember 2024. Pembangunan gedung perpustakaan tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Perpustakaan Nasional tahun 2023 dengan nilai anggaran sebesar Rp11 miliar. (pan)

 

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO