Giri Menang (suarantb.com) – Menjelang Ramadan, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) melalui Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekafpora) Lobar menyiapkan kegiatan Pesona Ramadsan “Ngantih Bebuke” 1447 H.
Kegiatan ini rencananya akan digelar sepanjang bulan puasa mulai tanggal 2 Ramadan pukul 15.00–18.30 Wita di Giri Menang Park (GMP) Alun-Alun Lombok Barat, Gerung. Acara ini menghadirkan beragam kuliner khas untuk menu berbuka puasa diiringi atraksi seni budaya.
Kepala Disparekafpora Lobar, Agus Gunawan mengungkapkan Pesona Ramadan merupakan salah satu ajang atau event dalam Calendar of Event (COE) Lobar 2026. Fokusnya adalah menggairahkan ekonomi masyarakat.
Agus mengatakan melalui Pesona Ramadan pihaknya ingin mengajak masyarakat memanfaatkan momentum bulan suci untuk meningkatkan amal ibadah, dengan bersilaturahmi dan tolong-menolong dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Ini (Pesona Ramadan, red) sebagai media penyambung silaturahmi antar masyarakat, UMKM dan pemerintah, sekaligus pemberdayaan ekonomi untuk masyarakat. Ada sekitar 100 UMKM akan ikut ambil bagian nanti,” terangnya, Senin (9/2/2026).
Kegiatan ini merupakan kolaborasi bersama Asosiasi UMKM Lobar, Dinas Perindustrian, Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja, Dinas Perdagangan, Dinas Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan lainnya.
“Khusus untuk Pesona Ramadan ini yang pertama, tapi kita usahakan nendangnya keras dan booming. Mudahan ini bisa terkenal dan ‘Ngantih Bebuke’ ini menjadi ciri khas Lombok Barat ke depan,” harapnya.
Pesona Ramadan menjadi event kedua dalam COE Lobar 2026 setelah Merumatta Coast Trail yang diselenggarakan oleh Merumatta Senggigi Lombok beberapa waktu lalu.
Selain Pesona Ramadan, pihaknya juga menyiapkan beberapa event. Salah satu event terdekat adalah Lebaran Topat yang puncaknya akan diselenggarakan di Pasar Seni Senggigi. Melalui rentetan event yang ada di COE 2026 yang sebagian besar dipusatkan di Senggigi, Disparekafpora optimis kunjungan wisatawan akan stabil sekaligus mempertegas posisi Senggigi sebagai ikon pariwisata NTB. (her)



