MENJELANG dan selama bulan suci Ramadan, Pemerintah Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, menggelar rapat koordinasi bersama tiga pilar keamanan, yakni Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta unsur kelurahan yang terdiri atas kepala lingkungan, ketua RT, dan Linmas. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta menjaga kondusivitas wilayah.
Rapat koordinasi tersebut membahas sejumlah potensi kerawanan yang kerap muncul saat Ramadan, seperti peningkatan aktivitas masyarakat pada malam hari, penggunaan petasan, hingga potensi gesekan antarkelompok remaja. Selain itu, dibahas pula pola pengamanan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat.
Lurah Kekalik Jaya, Syafruddin, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya pencegahan seperti tahun-tahun sebelumnya, termasuk mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban selama bulan puasa.
“Pada prinsipnya, seperti tahun sebelumnya, kami sudah menyampaikan imbauan untuk tetap menjaga kondusivitas wilayah, terutama saat bulan puasa. Aktivitas masyarakat pada bulan tersebut cukup tinggi,” ujarnya, Rabu (11/2/2026).
Ia menjelaskan, pihak kelurahan telah meminta masing-masing kepala lingkungan untuk melakukan pengawasan dan pemantauan secara intensif di wilayahnya. Hal itu dilakukan mengingat meningkatnya aktivitas masyarakat, khususnya kalangan remaja, baik setelah salat tarawih maupun menjelang sahur.
Menurut Syafruddin, setelah salat tarawih dan menjelang waktu subuh kerap ditemukan aktivitas warga, terutama para pemuda yang melakukan kegiatan seperti jalan pagi atau berkumpul di sejumlah titik. Namun, aktivitas tersebut terkadang memicu keributan akibat permainan petasan atau kembang api yang dapat mengganggu kenyamanan warga lainnya.
“Kami mengimbau para orang tua untuk turut mengawasi anak-anaknya agar tidak melakukan kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Ramadan seharusnya menjadi momentum untuk meningkatkan ibadah dan mempererat kebersamaan,” katanya.
Selain itu, pihak kelurahan juga berupaya meminimalkan potensi gangguan kamtibmas di kawasan yang banyak terdapat rumah kos atau pondokan. Wilayah dengan mobilitas penghuni yang cukup tinggi dinilai memerlukan perhatian khusus.
Untuk itu, kelurahan akan menjalin koordinasi dengan para pemilik atau pengelola kos agar turut berperan aktif dalam pengawasan serta memastikan para penghuni mematuhi aturan yang berlaku di lingkungan setempat.
Sebagai langkah konkret, kelurahan bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas akan mengintensifkan patroli rutin, terutama pada jam-jam rawan. Patroli tersebut akan didampingi kepala lingkungan dan ketua RT guna memastikan kehadiran aparat dan perangkat wilayah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Syafruddin berharap, melalui sinergi tiga pilar dan partisipasi aktif masyarakat, situasi keamanan dan ketertiban di Kelurahan Kekalik Jaya selama Ramadan tetap terjaga.
“Kami ingin Ramadan tahun ini berjalan aman, nyaman, dan penuh khidmat. Ini tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat, tetapi seluruh elemen masyarakat,” tegasnya. (pan)



