spot_img
Rabu, Februari 11, 2026
spot_img
BerandaBIMAKuota Haji di Kabupaten Bima Berpeluang Bertambah

Kuota Haji di Kabupaten Bima Berpeluang Bertambah

Bima (suarantb.com) – Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bima, menggelar bimbingan manasik haji terintegrasi pada, Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini diikuti ratusan calon jemaah haji sebagai bagian dari persiapan sebelum menunaikan ibadah haji di Mekkah dan Madinah. Kuota haji berpeluang bertambah.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bima, H. Ikhwan Zulkifli, mengatakan jumlah calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Bima tahun 2026 mencapai 569 orang. Jemaah yang akan diberangkatkan tahun ini, telah mendaftar sejak September 2012. “Jumlah ini masih berpeluang bertambah, meskipun kemungkinan tidak banyak,” kata Ikhwan.

Menurutnya, peluang penambahan jemaah mengacu pada keberadaan jemaah cadangan yang telah melakukan pelunasan biaya haji. “Kemungkinan bertambah tetap ada, walaupun tidak banyak, karena tetap mengacu pada jemaah yang sudah melunasi,” ujarnya.

Dari total 569 jemaah tersebut, sebanyak 70 orang merupakan jemaah lanjut usia (lansia) dengan usia di atas 58 tahun. Sebagian diantaranya bahkan telah menunggu keberangkatan lebih dari lima tahun.

Ikhwan menjelaskan, bertambahnya jumlah CJH Kabupaten Bima, tidak terlepas dari bertambahnya kuota Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2026. “Tahun sebelumnya kuota NTB sebanyak 4.499 orang. Tahun ini menjadi 5.798 orang. Dampaknya, kuota kabupaten/kota ikut bertambah. Kabupaten Bima yang sebelumnya sekitar 549 jamaah, sekarang sudah 569 orang,” jelasnya.

Untuk jadwal keberangkatan, CJH Kabupaten Bima direncanakan tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 4, kloter 11 dan kloter 14 yang terbagi dalam gelombang pertama dan gelombang kedua. Gelombang pertama dijadwalkan berangkat menuju Arab Saudi pada 21 April 2026.

Sementara, pelaksanaan manasik haji tingkat kabupaten berlangsung selama satu hari dan diikuti seluruh jemaah. “Hari ini, seluruh jemaah mengikuti manasik haji tingkat kabupaten. Setelah itu, manasik haji tingkat kecamatan dilaksanakan mulai besok,” kata Ikhwan.

Manasik tingkat kecamatan lanjutnya, dijadwalkan berlangsung selama dua hari dan tersebar di delapan lokasi. Yakni, Kecamatan Sape, Palibelo, Belo, Bolo, Wera, Lambu, Woha, dan Madapangga. Jemaah mendapatkan materi manasik haji pokok bahasan utama. “Materi pertama terkait koordinasi antara ketua regu, ketua rombongan, dan jamaah. Materi kedua terkait kebijakan pemerintah dalam penyelenggaraan dan penyelamatan jamaah haji,” ujarnya.

Ia berharap kesiapan seluruh jemaah semakin matang, terutama jemaah lansia, perempuan, serta jemaah berkebutuhan khusus, sebelum memasuki tahapan pemberangkatan dan pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci. (hir)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO