spot_img
Kamis, Februari 12, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK TIMURAntisipasi Lonjakan Harga, Pemprov NTB dan Pemkab Lotim Gelar Pasar Rakyat

Antisipasi Lonjakan Harga, Pemprov NTB dan Pemkab Lotim Gelar Pasar Rakyat

Selong (suarantb.com) – Menghadapi lonjakan permintaan dan ancaman kenaikan harga bahan pokok menjelang bulan Ramadan tahun 2026, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) dan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Pemkab Lotim) mengambil serangkaian langkah intervensi. Upaya ini bertujuan menjamin stok, stabilisasi harga, dan melindungi daya beli masyarakat.

Salah satu bentuk intervensi pemerintah Salah kegiatan pasar rakyat yang digelar di halaman Kantor Camat Pringgabaya, Rabu (11/2/2026) yang dihadiri langsung Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan Bupati Lotim H. Haerul Warisin.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa intervensi pemerintah melalui pasar murah menjadi pilihan utama dalam kondisi saat ini. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk NMC (Makmur Mendunia Center), yang berkolaborasi dalam program tersebut.

“Hadirnya pasar murah ini dirasakan manfaatnya bagi yang membutuhkan. Ibu Rumah Tangga tidak perlu khawatir, semua kebutuhan pokok stoknya aman. Jangan melakukan panic buying, tidak usah panik. Stok bahan pokok di NTB terpenuhi dan tersedia. Masyarakat juga diimbau untuk tidak membeli secara berlebihan, misalnya membeli minyak 100 kilogram sekaligus,” tegas Gubernur Iqbal, dalam kegiatan Pasar Rakyat di Pringgabaya, Lombok Timur, belum lama ini.

Selain pasar murah, Pemprov NTB juga mendistribusikan 300 paket bantuan untuk 300 desa di seluruh provinsi guna pengembangan ketahanan pangan, salah satunya di Kecamatan Pringgabaya, melalui program Desa Berdaya.

Di tingkat kabupaten, Bupati Lotim, H. Haerul Warisin, mengungkapkan komitmennya mendukung upaya penekanan inflasi. Pemkab Lotim menggelar Pasar murah. Bentuk lainnya telah dilakukan Bupati adalah membantu modal usaha pelaku. Ribuan UMKM telah dibantu Pemkab Lotim dengan anggaran Rp20 miliar.

“Kami sampaikan, yang sudah masuk daftar tetap akan dapat bantuan. Pemkab juga melibatkan Tim Penggerak PKK dan mengadakan bazar rakyat untuk stabilisasi harga,” ujar Bupati Haerul.

Kepala Dinas Perdagangan Lotim, Hadi Fathurrahman, menyebut kondisi saat ini harga pangan di Lotim terpantau normal. Semua aktivitas di pasar tradisional terus terpantau dan dipastikan harga masih sangat terjangkau di tengah masyarakat.

Dalam hal melakukan pengawasan, Hadi menyebutkan saat ini sudah ada Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pangan. Strukturnya telah dibentuk dan aktif beroperasi secara nasiona Satgas yang melibatkan unsur Polres, Dinas Perdagangan, Ketahanan Pangan, Perindustrian, dan Perizinan ini akan bergerak dari tingkat nasional hingga daerah.

“Selama ini kita lebih banyak bersikap persuasif. Namun, ke depan, Saber Pangan akan melakukan penindakan terhadap pelaku yang menimbun dan menaikkan harga sembarang. Bagi yang menaikkan harga semena-mena, akan ditindak tegas,” jelas Hadi Fathurrahman.

Ia menambahkan, struktur Satgas sudah berjalan selama sebulan terakhir dan siap melakukan operasi pengawasan untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga sembako bagi masyarakat Lotim, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadan. (rus)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO