Taliwang (suarantb.com) – Perusahaan Umum Daerah Bariri Aneka Usaha (Perumda Barinas) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menargetkan tahun ini dapat menghasilkan dividen bagi daerah.
“Target kami tahun ini, kami bisa menyumbang PAD (pendapatan asli daerah),” tegas Direktur Perumda Barinas, Baharuddin kepada Suara NTB.
Untuk merealisasikan target itu, pihaknya telah menjalankan beberapa usaha dengan menjalin kemitraan bersama sejumlah pihak. Perusahaan plat merah ini, bertindak sebagai penyuplai barang setidaknya ke empat perusahaan yang beroperasi di proyek tambang Batu Hijau. “Kami ada MoU dengan empat perusahaan di PT AMMAN dan ada dua perusahaan lain di luar itu,” ungkapnya.
Dalam kemitraan dengan sejumlah perusahaan tersebut kata Baharuddin, pihaknya dapat menyuplai berbagai jenis barang kebutuhan perusahaan. Mulai dari bahan makanan seperti beras, frozen food dan lainnya. “Bahkan sebenarnya ada kebutuhan lain perusahaan mitra kita itu tapi belum bisa kita penuhi karena barangnya tidak ada di sini,” sebutnya.
Selama ini kata dia, Perumda Barinas dikelola pihaknya nyaris tanpa modal. Meski selama berdiri Perusda ini, Pemkab KSB total telah memberi modal sekitar Rp6,2 miliar. “Tapi modal itu kan sebelum kami di sini. Jadi modal yang kami kelola sekarang nyaris tidak ada dan itu tidak masalah. Insyaallah target kami bisa tetap berikan keuntungan itu,” tegasnya.
Baharuddin tak memberikan rincian sebarapa besar keuntungan yang dapat disetornya ke daerah. Namun, ia optimis dengan usaha yang sedang dijalankannya sekarang bisa menghasilkan termasuk untuk membiayai roda perusahaan. “Nanti di RUPS kita baru tahu berapa dividen yang kita hasilkan. Tapi yang pasti target kita ada (dividen) itu,” klaimnya.
Selanjutnya ia mengurai, jalannya roda perusahaan yang dipimpinnya tersebut masih sangat terbatas. Namun, dalam keterbatasan itulah dirinya terus berupaya mengoptimalkan sumber daya yang ada. “Staf kami saja hanya berapa (sedikit). Tapi kami berusahaan dengan keterbatasan itu,” imbuhnya.
Perumda Barinas katanya menambahkan, pada dasarnya dapat menjalankan berbagai usaha. Bahkan rencana pelibatan perusahaan oleh Pemkab KSB menjalankan proyek pengembangan ekonomi pemerintah lewat Program KSB Maju Luar Biasa telah disiapkan. “Kami ini kan akan dilibatkan pada klaster peternakan. Di mana pun kami diposisikan dalam program itu, baik penggemukan pengelolaan rumah potong kami siap. Kami sudah susun gambaran aksinya,” tandas Baharuddin.(bug)



