spot_img
Selasa, Februari 17, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK BARATTerdampak Cuaca Buruk, Bupati Lobar Ringankan Beban Nelayan di Sekotong

Terdampak Cuaca Buruk, Bupati Lobar Ringankan Beban Nelayan di Sekotong

Giri Menang (suarantb.com) – Bupati Lombok Barat (Lobar), H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) hadir meringankan beban masyarakat nelayan yang terdampak cuaca ekstrem atau buruk di sejumlah desa di wilayah Lobar. Sebelumnya Bupati LAZ turun menyerahkan bantuan kepada nelayan yang ada di wilayah Batulayar. Pada Selasa (17/2/2026), giliran nelayan Sekotong diberikan paket bantuan.

Para nelayan pun tersenyum sumringah, karena beban biaya hidup sedikit ringan berkat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Lobar. Bantuan yang diberikan berupa beras, mi, perlengkapan anak, makanan anak, dan lainnya bisa memenuhi kebutuhan selama beberapa hari ke depan menghadapi puasa Ramadan. Penyerahan bantuan oleh Bupati dipusatkan di Dusun Pengawisan, Desa Persiapan Pesisir Mas.

Bupati didampingi Ketua TP PKK Ayu Indra Rukmana Zaini , Pj Sekda H Akhmad Saikhu, Direktur PAM Giri Menang, Sudirman, dan para Kepala OPD terkait serta Camat Sekotong. Sejumlah Desa yang disasar, di antaranya Desa Persiapan Pesisir Mas, Pelangan, Batu Putih, dan Sekotong Barat.

Bupati Lobar H. Lalu Ahmad Zaini mengatakan bahwa penyerahan bantuan ini sebagai bentuk perhatian nyata pihaknya terhadap para nelayan yang terdampak cuaca buruk. Karena itu, kendati hari libur pun pihaknya turun menyerahkan bantuan kepada masyarakat nelayan. “Walaupun sekarang hari libur tetap kita lakukan aktivitas (penyaluran bantuan) karena apa? Beberapa hari lagi akan memasuki bulan suci Ramadan. Sehingga ini (bantuan) sedikit bisa membantu di tengah musibah yang dialami masyarakat,” kata LAZ.

Di tengah orang menikmati hari libur, pihaknya tetap pekerja untuk masyarakat Lobar. Tak lain tujuannya agar untuk bisa sedikit membantu meringankan warga terdampak musibah bencana cuaca ekstrem. Langkah cepat dilakukan pihaknya dalam merespon beberapa surat permohonan bantuan dari kepala desa yang terdampak cuaca ekstrem.

Ia meminta kepala Dinas Kelautan Perikanan Ketapang dan BPBD serta Dinas Sosial untuk berkoordinasi menyiapkan bantuan tersebut. Bantuan pun cepat disalurkan, di mana sebelumya ia menyerahkan bantuan kepada nelayan di wilayah Batulayar. “Sekarang di wilayah selatan (Sekotong) jadi Utara-Selatan kita bantu,” imbuhnya.

Dalam kesempatan jumlah paket bantuan yang diberikan masing-masing ke Desa Batu Putih sebanyaknya 141 KK, Pelangan 101 KK dan Desa Persiapan Pesisir Mas 215. Untuk bantuan Sekotong Barat 360 paket dan Lembar Selatan 563 disalurkan berikutnya secara bertahap.

Sementara itu, Kadus Pengawisan, Sobdi mengatakan masyarakat nelayan di daerahnya sangat terbantu dengan bantuan dari Pemkab. Paling tidak, untuk kebutuhan beberapa hari ke depan, terlebih menghadapi bulan puasa ini bisa terpenuhi. “Ada sekitar 70 KK yang terima bantuan dari Pemkab diterima dari pak bupati,” katanya.

Nelayan setempat tidak bisa melaut selama dua tiga bulan terakhir, kecuali hari ini cuaca sedikit bersahabat. Akibat tak melaut, warga pun terpaksa mencari pekerjaan lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan bantuan ini menurutnya paling tidak Mereka sedikit ringan dalam memenuhi kebutuhan.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Batu Putih Fajrin. Fajrin menyampaikan terima kasih kepada Pemkab dalam hal ini Bupati yang telah memberikan bantuan kepada warganya. Warga sangat terbantu dengan bantuan ini, lantaran mereka tak melaut cukup lama sekali. Mulai sejak November 2025 hingga awal tahun ini mereka tidak melaut akibat cuaca buruk.

Jumlah nelayan di desanya yang diberikan bantuan sebanyak 141 KK. Mereka tersebar di enam dusun, yakni Dusun Berambang, Dusun Ketapang, Siung, Mekar Sari, Labuan Poh, dan Dusun Selegong. “Kami usulkan ke pak Bupati. Alhamdulillah direalisasikan,” kata dia.

Selain memberikan bantuan konsumtif seperti bantuan beras pada warganya, pihaknya juga berharap intervensi dalam bentuk program pemberdayaan seperti bantuan UMKM. Program ini diharapkan untuk mengantisipasi warganya tak terdampak cuaca ekstrem, seperti saat ini. “Kami harapkan program pemberdayaan pada warga untuk bisa menopang penghasilan di saat tidak bisa melaut,” imbuhnya. (her)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO