PEMERINTAH Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menyiapkan program inovatif untuk menyemarakkan suasana sekaligus memperindah wajah daerah.
Bupati Lotim, H. Haerul Warisin, mengumumkan mewajibkan seluruh desa untuk memasang lampu penerangan di sepanjang jalan dan mengikuti lomba kebersihan lingkungan. Hal ini disampaikan Bupati Haerul Warisin di Ekas beberapa hari lalu.
Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di lingkup Pemkab Lotim menekankan visinya untuk mengubah paradigma pengakuan terhadap daerahnya.
“Kabupaten yang diakui keamanan kita, kita ingin jadi kabupaten yang diakui keindahan wilayah kita,” ujar H. Iron, sapaan akrab Bupati.
Dia menegaskan komitmennya untuk membenahi tata ruang dan estetika wilayah. Sebagai langkah konkret menyambut Ramadan, Bupati menginstruksikan jajarannya untuk segera menerbitkan surat edaran yang akan ditujukan ke seluruh desa. Isinya mewajibkan aparatur desa untuk menghidupkan suasana malam dengan memasang lampu di pinggir-pinggir jalan.
“Nah, sehingga besok akan turun surat ke semua desa dalam rangka menghadapi bulan puasa, semua desa harus memasang lampu setiap pinggir jalannya biar dia terang,” tegasnya.
Namun, program ini tidak hanya berhenti pada aspek penerangan. Bupati Haerul menegaskan bahwa keindahan tidak akan berarti tanpa kebersihan. Oleh karena itu, kebersihan wilayah desa juga akan menjadi sorotan utama melalui mekanisme lomba antar desa.
“Pinggir jalan itu dan kebersihan desanya itu akan kita lombakan. Jadi kalau pun lampu Anda bagus, tapi sampah di mana-mana, ah, coret. Jadi dua hal saja,” tegas Bupati Haerul Warisin.
Dengan tegas, Bupati mengingatkan bahwa penilaian lomba akan didasarkan pada dua aspek utama yakni estetika pencahayaan dan pengelolaan kebersihan. Jika salah satu tidak terpenuhi, maka sebuah desa berpotensi gugur dari penilaian.
Meski belum merinci secara detail besaran hadiah, Bupati memastikan bahwa apresiasi bagi desa-desa terbaik akan sangat menarik. Hal ini diharapkan dapat memicu semangat kompetisi positif antar desa untuk menata wilayahnya masing-masing.
“Itu apa hadiahnya menarik, pokoknya yang jelas, menarik hadiahnya. Nanti akan turun surat itu dari Kabupaten kepada seluruh desa,” janji Bupati.
Sebagai informasi, menjelang Ramadan tahun sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Lotim juga gencar melakukan berbagai program, termasuk pembagian paket sembako untuk menekan laju inflasi. Kini, fokus juga diarahkan pada pembangunan estetika dan lingkungan yang berkelanjutan, sejalan dengan visi Lotim SMART (Sejahtera, Maju, Adil, Religius, dan Transparan) yang digaungkan Bupati Haerul Warisin .
Program ini diharapkan tidak hanya menciptakan suasana Ramadan yang lebih syahdu dan terang, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan tempat tinggal. Surat edaran resmi dari Kabupaten dinantikan oleh seluruh desa sebagai panduan teknis pelaksanaan lomba.(rus)



