Bima (Suara NTB) – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Bima menerima hibah lahan dari Pemerintah Kabupaten Bima. Lahan tersebut berlokasi di Desa Panda, Kecamatan Palibelo. Lahan ini akan digunakan untuk pembangunan kantor.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bima, H. Ikhwan Zulkifli, mengatakan hibah lahan tersebut merupakan hasil koordinasi intensif dengan pemerintah daerah. Dukungan Pemkab Bima menjadi langkah penting dalam penguatan kelembagaan Kementerian Haji dan Umrah di daerah.
“Alhamdulillah respons pemerintah daerah sangat luar biasa. Kami telah diberikan tanah hibah,” ujarnya apda Kamis, 19 Februari 2026.
Lokasi lahan berada di Desa Panda, Kecamatan Palibelo. Pihaknya telah meninjau langsung area yang akan menjadi lokasi pembangunan kantor tersebut.
“Lokasinya di Desa Panda, Kecamatan Palibelo. Kami sudah turun langsung melihat lahannya,” katanya.
Ikhwan menegaskan, proses administrasi dan serah terima lahan akan segera dituntaskan. Setelah dokumen hibah rampung, pihaknya akan menindaklanjuti dengan pengajuan anggaran pembangunan ke pemerintah pusat.
“Untuk proses serah terima akan segera dituntaskan. Syarat pengajuan anggaran harus tersedia lahan, dan Alhamdulillah itu sudah terpenuhi,” tegasnya.
Saat ini, Kemenhaj Kabupaten Bima masih berkantor di gedung Kementerian Agama. Seluruh pelayanan masyarakat tetap berjalan dari lokasi tersebut. Ia menambahkan, keberadaan kantor definitif dinilai penting untuk meningkatkan efektivitas layanan haji dan umrah di Kabupaten Bima.
Transisi kelembagaan Kemenhaj dari Kementerian Agama di daerah memang menghadapi kendala infrastruktur. Sejumlah kantor Kemenhaj kabupaten/kota di Indonesia belum memiliki gedung sendiri dan masih memanfaatkan aset Kementerian Agama.
Dengan hibah lahan di Desa Panda, Kecamatan Palibelo, Kemenhaj Kabupaten Bima kini memenuhi salah satu syarat utama untuk mengajukan anggaran pembangunan kantor ke pemerintah pusat. (hir)



