spot_img
Kamis, Februari 19, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMTPP, Gaji Ke-13, dan THR ASN di Mataram Disiapkan Cair Jelang Lebaran

TPP, Gaji Ke-13, dan THR ASN di Mataram Disiapkan Cair Jelang Lebaran

 

Mataram (suarantb.com) – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Mataram dipastikan akan menerima Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bulan Maret 2026 bersamaan dengan TPP ke-13. Selain itu, ASN juga akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji bulanan sebelum Idulfitri 1447 Hijriah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram, H. Lalu Alwan Basri, mengatakan anggaran untuk pembayaran TPP ke-13, gaji ke-13, serta THR telah mulai dipersiapkan dari sisi administrasi. Langkah tersebut dilakukan agar proses pencairan dapat berjalan tepat waktu.

“Kita sudah siapkan untuk TPP, termasuk TPP ke-13. Nanti kita lihat PMK-nya seperti apa. Kalau PMK-nya mengatur 100 persen, maka 100 persen kita berikan,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).

Namun demikian, pencairan TPP masih menunggu keputusan resmi pemerintah pusat melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang akan mengatur besaran pembayaran. PMK tersebut akan menjadi dasar hukum pencairan THR dan gaji ke-13 bagi ASN di daerah.

Menurut Alwan, regulasi tersebut diperkirakan terbit pada awal Ramadan. Hal itu dinilai penting karena proses administrasi pencairan anggaran biasanya memerlukan waktu sekitar satu hingga dua minggu setelah aturan resmi diterbitkan.

Untuk mempercepat proses, Alwan mengimbau jajaran keuangan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar segera menyiapkan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) dan kelengkapan administrasi lainnya sejak dini.

“Harapan kita di awal-awal sudah mulai diproses dulu administrasinya, termasuk kelengkapan untuk pencairan TPP,” jelasnya.

Ia menegaskan, langkah antisipatif tersebut dilakukan agar tidak terjadi penumpukan pengajuan menjelang cuti bersama Lebaran. Dengan persiapan lebih awal, diharapkan seluruh hak ASN dapat dibayarkan tepat waktu sebelum hari raya.

Di sisi lain, Alwan juga mengingatkan agar tidak terjadi penurunan disiplin dan kinerja ASN selama bulan puasa. Ia berharap momentum Ramadan justru menjadi pemacu peningkatan etos kerja.

“Jangan sampai dengan alasan puasa, disiplin semakin menurun, kinerja semakin menurun. Justru kita harapkan disiplin meningkat dan kinerja juga semakin baik,” pungkasnya. (pan)

 

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO