spot_img
Jumat, Februari 20, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMAntisipasi Bencana dan Kamtibmas

Antisipasi Bencana dan Kamtibmas

 

 

PEMERINTAH Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan, membentuk Satuan Tugas (Satgas) patroli untuk mengantisipasi potensi bencana banjir rob serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadan.

Pembentukan Satgas ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat mitigasi dini sekaligus memastikan situasi wilayah tetap kondusif saat warga menjalankan ibadah puasa.

Lurah Bintaro, Rudy Herlambang, mengatakan bahwa upaya tersebut diawali dengan rapat koordinasi secara berjenjang bersama jajaran internal kelurahan dan unsur tiga pilar, yakni Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), serta para kepala lingkungan. Koordinasi ini dilakukan untuk menyamakan persepsi dan menyusun langkah teknis di lapangan.

“Yang kami antisipasi bukan hanya kamtibmas, tetapi juga memantau kondisi wilayah pesisir yang berpotensi terjadi bencana,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).

Menurut Rudy, tim Satgas sebenarnya telah dibentuk sebelumnya sebagai bagian dari sistem kesiapsiagaan kelurahan. Namun, menjelang Ramadan, jumlah personel diperkuat dengan melibatkan relawan Kelompok Siaga Bencana (KSB) binaan PT Pertamina. Penambahan personel ini dilakukan untuk mengoptimalkan pengawasan wilayah, terutama pada malam hari.

Untuk mendukung operasional, Satgas mendirikan posko terpadu di halaman Kantor Lurah Bintaro. Posko tersebut menjadi pusat koordinasi dan pengaduan masyarakat.

Operasional dimulai setiap hari setelah salat Tarawih dengan agenda patroli gabungan menyisir titik-titik rawan. Patroli tidak hanya difokuskan pada potensi gangguan keamanan, tetapi juga pemantauan kondisi pesisir mengingat adanya anomali cuaca yang berpotensi memicu banjir rob.

“Selain patroli rutin, kami juga menyiagakan personel untuk merespons cepat apabila terjadi peningkatan debit air laut atau laporan warga terkait gangguan keamanan,” jelasnya.

Rudy menambahkan, pihaknya telah memetakan sejumlah lokasi yang kerap menjadi titik rawan gangguan ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum), khususnya pada malam hari. Beberapa di antaranya kawasan Pertamina, Lingkungan Bintaro Jaya di akses jalan menuju rumah susun sederhana sewa (rusunawa), Lingkungan Telaga Mas, serta Lingkungan Dinaseleh di simpang tiga Kebon Roek.

Di lokasi tersebut, lanjutnya, aktivitas seperti balap liar dan kerumunan remaja kerap terjadi dan berpotensi mengganggu kenyamanan warga.

Melalui patroli gabungan, aparat kelurahan bersama unsur keamanan akan melakukan pendekatan persuasif dan pembinaan kepada para remaja, sekaligus penindakan apabila ditemukan pelanggaran yang mengganggu ketertiban umum.

Selain fokus pada Ramadan, Pemerintah Kelurahan Bintaro juga memastikan situasi tetap aman bagi umat Tionghoa yang tengah merayakan Tahun Baru Imlek. Perayaan yang berlangsung selama 15 hari dipusatkan di Klenteng Po Hwa Kong, Lingkungan Telaga Mas. Pengamanan dilakukan untuk menjamin umat dapat beribadah dengan aman dan nyaman. (pan)



IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO