spot_img
Jumat, Februari 20, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWA BARATMasterplan dan DED Rampung, Lintasan Lari Brang Ene Segera Dibangun

Masterplan dan DED Rampung, Lintasan Lari Brang Ene Segera Dibangun

Taliwang (Suara NTB) – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Sumbawa Barat memastikan, persiapan pembangunan fasilitas jogging track atau lintasan lari di Kecamatan Brang Ene, sudah rampung. Masterplan berikut Detail Engineering Desain(DED) sebagai acuannya telah disiapkan termasuk anggaran di tahun ini.

“Masterplan, DED dari Dinas PU sudah selesai. Di kami juga anggarannya sudah tersedia lewat Perkada awal tahun sekitar Rp6 miliar,” terang kepala Disparpora KSB, Nurdin Rahman kepada Suara NTB.

Apabila semua tahap persiapan rampung, pihaknya akan segera memulai sosialisasi. Pembangunan jogging track untuk mendukung program pariwisata kerakyatan yang dicanangkan Bupati Amar Nurmansyah itu melingkupi empat desa, sehingga diperlukan sosialisasi masif kepada masyarakat. Sosialisasi terutama kepada warga yang lahan pertaniannya akan dilewati jalur lintasan lari di mulai dari Desa Manemeng, Mura, Kalimantong dan Desa Mujahidin. “Pekan depan kami akan koordinasi dengan Camat untuk persiapan agenda sosialisasi kami nantinya,” katanya.

Dalam perencanaan lanjutnya, lintasan lari itu akan dibangun sepanjang sekitar 5 kilometer melalui pematang sawah, menyisir pinggiran hutan hingga sungai. Nurdin menuturkan, untuk lintasan yang melalui persawahan akan mengikuti jalur pematang sawah. Lebar lintasan dibuat selebar 2 meter sehingga pengunjung dapat leluasa berjalan menikmati keindahan pemandangan alam Kecamatan Brang Ene. “Dan seperti yang sudah disampaikan Pak Bupati pada beberapa kesempatan, nanti kita buat shelter atau check point di sepanjang lintasan. Di titik-titik tersebut nantinya akan ditempatkan spot-spot untuk berfoto dan stand kuliner yang ditempati warga menjajakan beragam makanan tradisional setempat,” paparnya.

Ditanya mengenai rencana pengelolaan lintasan jogging track tersebut, Nurdin mengatakan, sementara ini pihaknya masih menggodok beberapa konsep. Namun, jika mengacu pada semangat program pariwisata kerakyatan, ia menyampaikan pola pengelolaannya nanti dilaksanakan bersama oleh empat desa yang wilayahnya dilalui lintasan jalan kaki berkonsep ekowisata itu.

Keempat desa nantinya akan diarahkan membentuk satu BUMDes Bersama. Melalui BUMDes itu, destinasi wisata jogging track Brang Ene dikelola bersama oleh keempat desa.
“Kita bisa mengadopsi wisata hijau Bilebante di Lombok Tengah. Di sana dikelola oleh BUMDes dan fasilitiasnya disediakan desa. Kita kan oleh pemerintah kabupaten, itu yang beda. Tapi kami kira tetap bisa dikelola BUMDes Bersama,” imbuh mantan kepala BPKAD KSB ini.(bug)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO